Inovasi Bhabinkamtimbas asal Desa Loa Duri Ilir, bernama Bripka Sayyid Didik membuat decak kagum banyak pihak. Setelah memelopori desa aman dengan membangun puluhan pos kamling, dia kembali diganjar penghargaan dari Bupati Kukar Edi Damansyah atas gagasannya membentuk proklim.

 

MUHAMAMAD RIFQI,Tenggarong

SOSOKNYA yang agamais dan murah senyum, membuat Bripka Sayyid Didik dengan mudah berbaur di tengah masyarakat. Petugas Bhabinkamtibmas asal Desa Loa Duri Ilir itu memiliki kiprah yang besar di tempat tugasnya.

Salah satu prestasinya, yaitu membuat desanya memiliki julukan kampung aman lantaran memiliki puluhan pos kamling. Dia juga sukses memelopori terbentuknya kampung iklim di desa binaannya. Bripka Didik pun mendapat penghargaan dari Pemkab Kukar atas upayanya membentuk proklim (program kampung iklim).

Sertifikat penghargaan itu ditandatangani dan diserahkan Bupati Kukar Edi Damansyah pada Rabu (1/12) lalu. Tak hanya itu, Dusun 5, RT 16, Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan juga mendapat apresiasi dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya sebagai lokasi proklim kategori utama.

Kampung ini dianggap pemerintah pusat aktif melakukan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim terintegrasi. Sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pengendalian perubahan iklim.

 “Penghargaan ini diberikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Loa Duri Ilir Bripka Didik atas dedikasi kerja memelopori terbentuknya kampung iklim yang bisa mandiri, produktif dan inovatif,” kata Edi Damansyah.

Dia juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi Polri, atas perhatiannya membina Dusun 5 RT, 16 Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan dengan merangkul semua elemen masyarakat untuk bertahan di berbagai perubahan cuaca iklim maupun pada masa pandemi.

Termasuk upaya mitigasi, pemanfaatan pekarangan rumah untuk menjadikan ketahanan pangan dan sampah organik menjadi pupuk tanaman bagi para petani di lingkungan sekitarnya.

Ali Wahyudi selaku ketua RT 16 menyampaikan sosok Bripka Sayyid Didik terbilang unik di masyarakat. Dia dianggap piawai menempatkan diri saat berhadapan masyarakat. Sehingga, arahan Bhabinkamtibmas yang satu ini mudah dijalankan masyarakat.

“Bagi orangtua di sini dia dianggap sebagai anak, bagi anak muda di sini dia dianggap teman, bagi anak-anak di sini dia dianggap bapak. Jadi memang sangat dekat dengan masyarakat,” kata Ali Wahyudi.

Menurut dia, awalnya memang tidak mudah. Tapi sosok Bripka Didik sukses memberi penguatan kepada masyarakat. “Daerah ini merupakan kawasan rawan banjir. Nah, upaya pencegahan serta penanganan kita mulai lakukan bersama di bawah pembinaan Pak Bhabin (Bhabinkamtibmas),” tambahnya.

Bripka Sayyid Didik menuturkan, kerja sama yang baik menjadi kunci suksesnya program tersebut. Sesuai arahan dari pimpinannya, baik kapolsek, kapolres, kapolda, hingga kapolri yang menurutnya memiliki tujuan yang sama di tengah masyarakat.

Yaitu, mendorong agar keberadaan Polri di tengah masyarakat bisa semakin inovatif. Dia pun berupaya menyisihkan waktu bersama warga untuk melakukan upaya mitigasi bencana. Baik membersihkan parit, membuat turap, membersihkan anak sungai dalam rangka membangun kesadaran gotong royong.

Sehingga dengan sendirinya, kepedulian di tengah masyarakat juga turut terbangun. “Membangun kesadaran dari hal kecil dengan menjaga anak sungai hingga menanamkan kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Mengawali dan mengajak masyarakat untuk terjun langsung, menurut dia, menjadi tantangan tersendiri. Namun dengan tujuan yang baik, ia meyakini keterlibatan masyarakat bisa berbuah hasil. Termasuk dengan rutin gotong royong menjaga lingkungan sekitar.

“Membangun kesadaran tentu harus dari diri sendiri, selanjutnya kita bersama-sama melakukan sesuatu yang terbaik untuk lingkungan kita,” tambahnya.

Atas capaian anggotanya itu, Kapolres Kukar AKBP Arwin A Wietama menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada bupati yang memberikan penghargaan tersebut. Dia menuturkan, komitmen Polres Kukar pada masa pandemi Covid-19 ini akan terus dilaksanakan.

Polri akan terus bersinergi dengan FKPD dan instansi lainnya dalam rangka mewujudkan Polri yang Presisi. “Hal ini tentu menjadi motivasi kepada personel Polres Kukar lainnya dalam melaksanakan tugas,” kata Kapolres. (*/kri/k8)