BALIKPAPAN- Pembelajaran tatap muka (PTM) bagi siswa SMA/SMK di Balikpapan masih belum direstui. Cakupan vaksinasi yang belum mencapai target masih jadi penyebab.

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengatakan, pihaknya masih belum mengizinkan PTM tingkat SMA/SMK. “Walau Balikpapan tingkat SD dan SMP sudah berjalan, kami masih belum izinkan SMA/SMK,” katanya. Ia menyampaikan, persentase vaksinasi untuk anak sekolah se-Kaltim masih belum memenuhi syarat.

Posisi saat ini masih di bawah 90 persen. Jadi, masih belum memenuhi syarat. Belum lagi nanti memasuki PPKM Level 3 lagi.

“Memang di Balikpapan sudah mencapai 90 persen lebih. Tapi, kan daerah lain di Kaltim masih rendah. Kita tidak bisa pukul rata. Karena SMA/SMK aturannya langsung di bawah provinsi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Anwar Sanusi menuturkan, pada Desember ini, target vaksinasi hingga 90 persen terus dikejar. Per November, vaksinasi bagi siswa baru mencapai 73 persen. (aji/ms/k15)