JEDDAH – Red Bull tidak akan mengikuti jejak Mercedes mengganti mesin ketika menghadapi Grand Prix Arab Saudi di Jeddah Corniche Circuit. Penasihat Red Bull Helmut Marko pun sudah membantah gosip yang menyebut Red Bull terkena penalti grid karena mengganti mesin.

Sebagaimana diketahui, Mercedes telah mengganti komponen ICE (internal combustion engine) pada mobil W12 milik Lewis Hamilton sejak di Interlagos 15 November lalu. Efeknya, laju W12 Hamilton sulit ditandingi Red Bull RB16B yang dikendarai Max Verstappen. Verstappen pun tetap konfiden dengan girboks lamanya.

’’Ya, kami memang tidak mencapai puncak (power, Red) dengan mesin baru seperti yang telah dirasakan Mercedes,’’ ucap Verstappen tentang potensi mesin RB16B kepada Motorsport. Tetapi, Verstappen enggan menganggap bahwa dengan tidak mengganti mesin, mereka membiarkan W12 merajalela.

Menurut dia, kinerja mesin baru Mercedes bakal menurun setelah digunakan di dua race terakir di Interlagos dan Losail. ’’Mesin kami sebenarnya cukup konsisten sepanjang umurnya. So, melakukan pergantian mesin seperti itu takkan membawa banyak manfaat bagi kami,’’ klaim Verstappen.

Verstappen sebenarnya sudah mendapatkan tawaran mengganti power unit dari Marko. Tapi, dia baru dijanjikan saat balapan terakhir di Yas Marina, Abu Dhabi, 12 Desember nanti. Tawaran itu pun belum diiyakan pembalap berkebangsaan ganda Belanda-Belgia tersebut. Dia masih percaya di dalam RB16B ada kekuatan untuk kompetitif dengan W12.

’’Saya sama sekali tak meragukannya. Saya tahu tentang apa yang saya punyai dalam hal mesin. Dan biasanya kami harus mampu menuntaskannya dengan mesin itu,’’ koarnya. Dari hasil dua balapan sebelumnya, Verstappen bahkan selalu berjarak lebih dari 10 detik dari Hamilton. Di Interlagos terpaut 10,496 detik, dan di Losail 25,743 detik.

Setidaknya, free practice (FP) pertama yang berlangsung tadi malam sudah memberi Verstappen gambaran seberapa kuat mesin RB16B bersaing dengan W12 milik Hamilton. Dalam FP1, Hamilton menjadi yang tercepat dengan 1 menit 29,786 detik. Verstappen mampu menandinginya dengan gap tipis 0,056 detik. (ren/c13/cak)