Kaltim Post yang terus bertahan hingga kini membuat puluhan mahasiswa Universitas Mulia penasaran. Untuk menjawabnya, Rabu (1/12) mereka bertandang ke Gedung Biru. Melihat langsung bagaimana perusahaan media cetak ini berjuang menghadapi persaingan di tengah derasnya arus digitalisasi.

 

ULIL MUAWANAH, Balikpapan

PEMIMPIN Redaksi Kaltim Post Faroq Zamzami dan Wakil Pemimpin Redaksi Kaltim Post Romdani menyambut langsung rombongan yang dipimpin oleh Ketua Prodi Manajemen Industri Universitas Mulia Balikpapan Sumardi. Selain mendapatkan informasi mengenai proses pembuatan koran, kunjungan yang dilakukan diharapkan bisa memberi wawasan serta gambaran prospek dunia media kepada mahasiswa.

Terlebih, sebanyak 30 mahasiswa yang diajak berkunjung bergerak di bidang digital dari D-3 Sistem Informasi dan D-3 Manajemen Industri.

“Kami ingin melihat prospek kerja, apakah ada peluang ke depannya. Dan harapan kami, bisa berkolaborasi dengan perusahaan media, termasuk Kaltim Post. Kalau bicara serapan kerja, anak-anak kami di Universitas Mulia cukup bagus. Dari itu, kami persiapkan agar mereka siap berkompetisi. Apalagi sekarang eranya dunia digital, mereka bisa bekerja di mana saja,” ujar Sumardi di sela-sela kunjungan.

“Dari kalangan generasi muda, kalau kami lihat kan sekarang media sosial banyak sekali yang seolah-olah berperan sebagai media pers sungguhan. Jadi, kami juga ingin mengetahui sih, bagaimana perbedaan koran yang konvensional dengan media sosial. Sebab, sekarang mudah sekali hoaks disebarkan melalui media digital,” ungkap Misnah, mahasiswi Manajemen Industri Semeter 5 tersebut.

Setelah berbincang dan melakukan tanya jawab di Ruang Rapat Gedung Biru Lantai 3, rombongan diajak melihat Ruang Redaksi Kaltim Post Lantai 4 kemudian menuju area percetakan. Para mahasiswa antusias mengikuti kegiatan tersebut. (*/ndu/k15)