KEBUMEN - Daihatsu concern terhadap pelestarian penyu sebagai hewan langka yang dilindungi dengan terus bekerja sama dengan masyarakat terkait konservasi penyu di seluruh Indonesia. Hal ini sesuai komitmen dan tanggung jawab sosial atau CSR (Corporate Social Responsibility). Salah satunya adalah pilar Hijau Bersama Daihatsu yang diwujudkan melalui pelestarian lingkungan di bidang keanekaragaman hayati. 

Dirangkaikan dengan test drive All New Xenia bersama awak media,  Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra mengatakan, keseriusan Daihatsu dalam melakukan upaya konservasi penyu didasari filosofi hewan ini yang selalu ada, tak lekang oleh waktu. Jelasnya saat meresmikan konservasi penyu yang berlokasi di Pantai Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Rabu, (1/12) 

“Daihatsu ingin seperti penyu, tetap ada sampai kapanpun. Begitu fleksibel. Terus melintasi zaman, dari zaman dinosaurus sampai sekarang,” paparnya. Dirinya memastikan, Daihatsu akan selalu ada dan eksis bersama customernya. “Tempat ini (konservasi penyu di Jogosimo) diharapkan menjadi tempat edukasi dan belajar tentang penyu,” terangnya.

Syarif, salah satu pengelola konservasi penyu Pantai Jogosimo, berharap kepedulian Daihatsu ini adalah awal dari sesuatu yang besar. “Jika kita memperjuangkan penyu maka akan disorot dunia, tak hanya di Indonesia,” paparnya.

Dia menceritakan, penangkaran penyu ini sudah digagas sejak 2015. Kemudian didukung pecinta alam hingga mulai dikenal dan mendapat bantuan-bantuan dari pemerintah. Dan akhirnya didukung oleh Daihatsu. “Terima kasih kepada Daihatsu, mudah-mudahan ini jadi kebaikan untuk Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia, sampai dunia,” pungkasnya. (del/s/pro)