JAKARTA - Setelah resmi diluncurkan pada pertengahan November lalu, Daihatsu All New Xenia sukses mencuri perhatian pecinta mobil tipe low MPV untuk keluarga. 
 
All New Xenia yang merupakan generasi ketiga ini menerapkan platform berbasis DNGA (Daihatsu New Global Architecture), yakni platform terbaru Daihatsu yang dikembangkan dengan konsep: Kualitas Tinggi dengan Harga Terjangkau, Teknologi Terkini, serta memperhatikan hingga ke detail terkecil seperti ukuran, berat, harga, dan waktu, untuk menghasilkan kendaraan yang lebih efisien.
 
Sebagai kendaraan Low MPV berkapasitas 7 penumpang, All New Xenia hadir dengan 2 pilihan mesin 1.3L dan 1.5L berteknologi NR-VE Dual VVT-i, serta transmisi CVT, membuat All New Xenia memiliki performa bertenaga, responsif, akselerasi yang halus, dan efisiensi bahan bakar lebih baik.
 
Dalam hal keselamatan, All New Xenia juga dilengkapi fitur keamanan spesial tertinggi dan pertama di kelasnya, yaitu Daihatsu A.S.A (Advances Safety Assist). Tak hanya itu, All New Xenia juga dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan lainnya, seperti ABS (Antilock Brake System) & EBD (Electronic Brakeforce Distribution), HSA (Hill Start Assist), VSC (Vehicle Stability Control), ESS (Emergency Stop Signal), dan Dual Airbag.
 
Selain desain yang lebih modern dan sporty, All New Xenia kini hadir dengan penggerak depan atau Front Engine-Front Wheel Drive (FF). Lantas apa perbedaan dari penggunaan FF dibandingkan penggerak belakang atau Front Engine-Rear Wheel Drive (FR)? 
 
Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (DSO) Hendrayadi Lastiyoso mengatakan, penggerak depan tidak kalah tangguhnya dengan penggerak belakang. Apalagi terkait performa di tanjakan yang sering diragukan banyak orang. Dia menjelaskan, "meskipun penggerak roda depan, tapi All New Xenia tetap bisa menaklukkan tanjakan."
 
Bisa naik secara langsung (tanpa hambatan di depan), atau stop and go (ada halangan di depan),” jelas Hendrayadi. Bahkan dengan kemiringan 18 derajat saja All New Xenia bisa menanjak dengan baik. “Artinya di tempat ekstrem (bisa). Di mall-mall di Indonesia hanya 10 sampai 14 derajat. 18 (derajat) itu bahkan di lokasi-lokasi tanjakan ekstrem,” terangnya di sela -sela test drive All New Xenia bersama awak media di Semarang Jawa Tengah, Rabu (1/12)
 
Selain itu,  lanjut Hendrayadi, di samping ketangguhan di tanjakan, penggerak depan juga memiliki beberapa kelebihan lain. “Apa manfaat lain? Salah satunya lebih efisiensi bahan bakar. Kemudian space lebih lega. Perawatan lebih hemat. Ini juga dilakukan Daihatsu karena kemajuan teknologi. Rata-rata MPV low sudah penggerak depan,” pungkasnya. (del/s/pro)