Tiket delapan besar berhasil didapat Persiba Balikpapan setelah menumbangkan Mitra Kukar satu gol tanpa balas di Stadion Batakan, kemarin (1/12). Mengoleksi 15 poin, tim berjuluk Beruang Madu sementara finis di peringkat kedua Grup D.


BALIKPAPAN–Peringkat pertama dihuni Sulut United yang memiliki 15 poin namun unggul produktivitas. Meski hanya finis di peringkat kedua, capaian lolos ke delapan besar patut disyukuri. Meski berada di peringkat pertama, Sulut United belum aman. Sebab Persewar Waropen jika menang dari PSBS Biak hari ini mendapat 15 poin. Berhak lolos karena unggul head to head.

Gol tunggal yang dipersembahkan Yogi Novrian dari tendangan penalti pada menit ke-61, sukses membuat Persiba unggul atas Mitra Kukar. Pelatih Persiba Fakhri Husaini mengaku bersyukur dengan perolehan tiga poin berharga ini. Sebab, ini menjadi penentu nasib bagi Persiba ke depan.

“Ketika melihat posisi sebelum pertandingan, tiga opsi bisa saja terjadi. Terdegradasi, tetap bertahan, atau lolos ke delapan besar,” ujarnya.
Dia pun mengapresiasi penampilan yang ditunjukkan para pemain, pada laga terakhir Persiba tersebut. Yang telah berjuang untuk laga tadi malam. Juga kepada masyarakat dan pendukung Persiba. “Untuk pemain semoga kita bisa menikmati kemenangan secara elegan, karena tugas kita masih belum selesai,” tambahnya.

Di kubu Mitra, pelatih Asep Suryadi meminta maaf kepada masyarakat Kutai Kartanegara. Sebab, hasil ini di luar kemauan tim. “Secara matematika masih menunggu hasil dari Biak dan Waropen. Andaikan bertahan, tim ini akan diistirahatkan,” kata Asep. Menurut dia, anak asuhnya memang mendapat banyak peluang. Namun, itu tidak bisa mengubahnya jadi gol. Hal itulah yang membuat semangat para pemain menurun. Meski begitu, pihaknya tetap optimistis. (*/okt/abi/k8)