PENNY K. Lukito sudah lima tahun memimpin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Berbagai dinamika tugas pernah dihadapi. Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, misalnya, BPOM termasuk salah satu lembaga yang sibuk. Harus berkejaran waktu untuk memberikan emergency use authorization (EUA) vaksin maupun obat. Belum lagi tugas lain yang ada sebelum pandemi.

Penny menuturkan, selama ini dirinya membangun kepemimpinan dengan passion dan art. Menurut dia, seorang pemimpin harus tahu timing dan momentum. ”Dua hal itu yang namanya art,” ujarnya.

Sementara itu, passion juga harus dimiliki agar mengemban tugas tidak menjadi sebuah beban. Pemimpin juga harus punya loyalitas dan integritas. ”Nilai-nilai tersebut akan memberikan kekuatan jika dihadapkan pada situasi yang berat,” ungkap Penny. (lyn/c14/fal)