SALERNO – Sepekan terakhir penuh turbulensi bagi Juventus. Bukan hanya kekalahan di Serie A (oleh Atalanta BC 0-1, 28/11) dan di Liga Champions (oleh Chelsea 0-4, 24/11), Juve juga tersandung kasus dugaan manipulasi transfer pemain. Musim La Vecchia Signora pun terancam berantakan.

Lihat saja hasil polling yang dilakukan La Gazzetta dello Sport untuk menebak posisi akhir Juve di Serie A musim ini. Dari 12 ribu suara, lebih dari 78 persen meyakini Leonardo Bonucci dkk gagal finis empat besar sehingga tidak akan tampil di Liga Champions musim depan.

Saat ini, Juve berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan selisih 7 poin (21-28) dari peringkat keempat Atalanta BC. La Vecchia Signora sudah kalah lima kali dari 14 giornata. Sebagai perbandingan, musim lalu Juve mengakhiri musim (38 laga) dengan enam kekalahan dan finis keempat.

Situasi sulit Juve turut berdampak di lantai bursa. Seperti dikutip Corriere dello Sport, saham Juve mengalami penurunan 10 persen pekan ini. Hal itu menjadi penurunan saham terendah klub sejak 2018.

Karena itu, dini hari nanti merupakan momen yang tepat untuk Juve keluar dari situasi sulit. Di Stadio Arechi, skuad besutan Massimiliano Allegri menantang tuan rumah US Salernitana yang notabene hanya penghuni juru kunci Serie A (siaran langsung RCTI/beIN Sports 2/Vidio pukul 02.45 WIB).

”Kami harus mencari cara untuk keluar dari badai,” ucap Allegri di laman klub dalam pre-match press conference di markas latihan Juve (Continassa) tadi malam (29/11).

”Yang kami butuhkan adalah ketenangan dan kesabaran. Semakin kami kehilangan semangat, semakin kacau upaya kami untuk kembali (menemukan performa terbaik, Red),” imbuh Allegri yang menjalani periode kedua menangani Juve setelah 2014–2019.

Allegri menyangkal, ketimbang Juve di periode pertamanya, skuad Juve musim ini tidak terlalu tangguh. ”Di Juve, tidak ada tahun transisi. Tidak ada yang meragukan kualitas tim ini,” tegas pelatih peraih enam kali scudetto Serie A tersebut.

Terkait kondisi di luar teknis atau menyangkut kasus manipulasi transfer pemain, petinggi Juve kini berusaha menenangkan internal klub. Tadi malam, Presiden Juve Andrea Agnelli dilaporkan menemui karyawan klub untuk memastikan semua baik-baik saja. Sabtu (4/12) baru Agnelli akan berbicara dengan Allegri serta Bonucci dkk. ’’Dia (Agnelli) terus berusaha meyakinkan kami. Badai ini pasti akan berlalu,’’ kata Wakil Presiden Juve Pavel Nedved kepada Juventus TV.

Kapan akan berlalu? Belum ada tanda-tanda jelas. Kini, kasus Juve masuk dalam penyelidikan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sembari menunggu kelengkapan dokumen dari Kejaksaan Turin.

Di sisi lain, situasi sulit Juve mengundang simpati dari Manajer Tim Salernitana Salvatore ’’Sasa’’ Avallone. Itu tak lepas dari rekam jejak Sasa yang pernah menjadi pemain Juve saat memenangi Piala UEFA 1989–1990. Sasa pun tidak ingin Juve mengulang masa suram turun kasta ke Serie B seperti saat tersandung skandal pengaturan skor (Calciopoli) yang berakibat La Vecchia Signora turun ke Serie B. Sebab, ada wacana untuk mencabut hak Juve tampil di Serie A musim depan kalau terbukti bersalah dalam kasus sekarang. (ren/c17/dns)

 

US Salernitana (4-3-1-2): 72-Belec (g); 5-Veseli, 23-Gyomber, 31-Gagliolo, 19-Ranieri; 22-Obi, 14-Di Tacchio (c), 2-Coulibaly; 9-Bonazzoli; 11-Duric, 25-Simy

Pelatih: Stefano Colantuono

Jersey pemain: Merah marun

Jersey kiper: Hijau

 

Juventus (4-4-2): 1-Szczesny (g); 11-Cuadrado, 19-Bonucci (c), 4-De Ligt, 17-Pellegrini; 20-Bernardeschi, 27-Locatelli, 30-Bentancur, 25-Rabiot; 10-Dybala, 18-Kean

Pelatih: Massimiliano Allegri

Jersey pemain: Hitam-putih

Jersey kiper: Oranye

 

Wasit: Francisco Fourneau

Stadion: Stadio Arechi, Salerno

Siaran Langsung: RCTI/beIN Sports 2/UseeTV GO pukul 02.45 WIB

 

Asian Handicap 1 ¼:0