SAMARINDA–Gelaran uji kompetensi bagi pegawai tidak tetap (PTT), baik berstatus pegawai tidak tetap bulanan (PTTB) maupun pegawai tidak tetap harian (PTTH) selama delapan hari, dinyatakan rampung, Minggu (28/11).

Sebanyak 2.351 orang mengikuti ujian dengan sistem komputer, tercatat 64 orang tidak hadir dengan berbagai alasan. Namun, diberi kesempatan mengikuti ujian susulan Selasa (30/11).

Kasubid Pengembangan Kompetensi, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKKPD) Samarinda Nurlina menerangkan, secara umum pelaksanaan ujian berjalan lancar tanpa kendala. Meski sempat terjadi gangguan sistem, yang membuat pelaksanaan ujian molor 30 menit. “Kejadian hari ini (kemarin). Tetapi setelah sistem normal, ujian dilanjutkan,” ucapnya, Minggu (28/11).

Dari total 2.380 orang yang diwajibkan mengikuti uji kompetensi, sebanyak 64 orang tidak hadir. Ada yang beralasan sakit hingga melahirkan, namun tidak satu pun izin dengan lantaran terkonfirmasi Covid-19. “Mereka akan mengikuti ujian susulan bersama PTT administrasi penyandang disabilitas Selasa mendatang. Semoga kesempatan itu bisa dimaksimalkan,” ungkapnya.

Kabid Pengembangan Aparatur BKPPD Samarinda Fajriansyah menerangkan, hasil ujian tidak diumumkan ke publik, namun dilaporkan ke Wali Kota Samarinda Andi Harun. Pihaknya sebatas melaksanakan. “Pada sistem selepas ujian berakhir peserta bisa melihat hasil ujian. Tetapi tidak diumumkan layaknya tes CPNS,” tutupnya. (dns/dra/k8)