(Minggu, 28/11) Berawal dari informasi yang diperoleh DR. H. Mahyudin, S.T.,M.M. - Wakil Ketua DPD RI sekaligus anggota DPD RI asal Kalimantan Timur - bahwa ada seorang ibu asal Samarinda yang melahirkan di salah satu RS di Jakarta, namun tidak mampu melunasi biaya RS yang sangat besar, Mahyudin langsung menginstruksikan stafnya untuk mendatangi RS yang terletak di Cawang, Jakarta Timur pada Sabtu malam, 27 Nopember 2021 . 

Dari situ diperoleh fakta bahwa Ibu Fenny, 30 tahun, asal Samarinda itu masuk RS sejak 27 Oktober 2021 dan melahirkan bayi laki-laki dalam kondisi prematur . Sang ibu saat itu menderita pre-eclampsia, kemudian bayinya sendiri setelah lahir harus dirawat di inkubator karena selain lahir prematur juga terindikasi mengalami kelainan fungsi hati. Itulah penyebab keduanya harus dirawat intensif di RS dalam kurun waktu yang relatif lama.

Sejak tanggal 20 Nopember lalu pihak RS sebenarnya telah memperbolehkan bayi itu untuk dibawa pulang dengan syarat tetap melakukan terapi rawat jalan secara rutin, namun pada saat bersamaan tagihan RS  terlanjur membengkak , sedangkan pasien tidak terdaftar di BPJS Kesehatan.

Setelah menerima informasi tadi, Mahyudin langsung bergerak dan berkoordinasi dengan para wakil rakyat Kaltim di Senayan, gayung bersambut dan para wakil rakyat baik di DPD RI maupun DPR RI asal Kaltim masing-masing tergerak untuk meringankan beban ibu Fenny dan bayinya, sehingga pada hari Minggu 28 November 2021, para legislator  asal Kaltim diwakili oleh DR. H. Irwan, S.IP, M.P. yang lebih dikenal dengan panggilan Irwan Fecho (Fraksi Partai Demokrat, anggota Komisi V DPR RI) serta Dr.Ir. Hetifah Sjaifudian,MPP (Fraksi Partai Golkar, Wakil Ketua Komisi X DPR RI) menemui Ibu Fenny dan bayinya di RS sekaligus menyerahkan bantuan sebesar Rp 30 Juta langsung di hadapan Kasir/ Bagian Keuangan RSUD Budhi Asih di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Rp 25 juta langsung disetorkan ke Kasir, dan Rp 5 juta diberikan tunai kepada Ibu Fenny yang sempat meminjam dana pada temannya sebesar Rp 4 juta sebagai panjar biaya RS.

Irwan Fecho maupun Hetifah sepakat mengatakan bahwa mereka tergerak hatinya sejak pertama kali mendengar informasi dari Mahyudin. 

"Secara spontan saya mengiyakan untuk bantu, pertama karena saya memang menyukai anak-anak, kedua karena saya juga seorang ibu, saya sangat paham apa yg ibu Fenny rasakan", kata Hetifah yang juga Waketum Partai Golkar ini.

Sementara itu, Irwan Fecho berharap agar Ibu Fenny dan bayinya tetap sehat setelah keluar dari RS, " Jangan segan-segan hubungi saya, sesama warga Kaltim kita harus saling bantu di rantau orang", kata Irwan. Legislator muda kelahiran Sangkulirang, Kutai Timur ini mengaku terketuk hatinya mendengar ada warga Kaltim yang mengalami kesulitan di Jakarta 

"Termasuk masalah bu Fenny ini, akhirnya bisa terealisasi berkat inisiatif dan koordinasi kanda Mahyudin, jadi bu Fenny mesti ucapkan terima kasih kepada beliau ya?", ucap Irwan yang diamini oleh Ibu Fenny saat dipertemukan di ruangan Bagian Keuangan RSUD Budhi Asih pagi hari ini.

Ibu Fenny mengatakan sangat terharu dan berterima kasih pada  semua pihak yang sudah membantu dirinya dan bayinya sehingga urusan administratif di RS dapat diselesaikan dengan baik. "Hanya Allah SWT yang dapat membalas kebaikan Bapak dan Ibu semua sehingga saya bisa membawa bayi saya pulang", ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Selain nama Wakil Ketua DPD RI Mahyudin, Irwan Fecho dan Hetifah, terdapat anggota DPR RI asal Kaltim yang juga turut membantu biaya RS ibu Fenny yaitu H. Rudy Mas'ud (Fraksi Partai Golkar - Komisi III DPR RI) dan Ismail Thomas (Fraksi PDIP - Komisi VII DPR RI). (Pro)