PEMERINTAH Kota Minyak bakal menyebar secara masif QR Code aplikasi PeduliLindungi. Sasarannya yakni pusat perbelanjaan, perkantoran pemerintah atau instansi dan objek wisata. Kabid Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan Zulkifli mengatakan, tiga fasilitas umum tersebut menjadi prioritas utama sebelum 24 Desember 2021.

“Aplikasi PeduliLindungi itu sebenarnya akan kita terapkan di seluruh tempat-tempat dan fasilitas umum. Hanya secara bertahap. Ini kita mulai di mal, yang memang sudah siap lebih dulu,” ujarnya, Jumat (26/11)

“Kemudian bersamaan dengan perkantoran pemerintah, termasuk perbankan juga akan diterapkan. Demikian juga ke sektor pariwisata,” tambahnya. Dia mengatakan, kebijakan tersebut untuk mengantisipasi libur Natal dan tahun baru (Nataru). Karena harapannya seluruh fasilitas umum juga terkoneksi dalam sistem aplikasi PeduliLindungi.

“Jadi yang prioritas pusat perbelanjaan, perkantoran pemerintahan dan pariwisata dalam menghadapi Nataru itu yang kita wajibkan,” ujarnya Pelaksanaan dilakukan bertahap, karena untuk mendapatkan QR Code (aplikasi PeduliLindungi) itu harus di Kementerian Kesehatan.

Menurutnya, tempat hiburan malam (THM), restoran ke depan wajib terkoneksi dengan sistem aplikasi PeduliLindungi. Bahkan dirinya sudah menghubungi asosiasi THM. “THM juga sama, saya sudah hubungi melalui ketua asosiasinya. Dua hari lalu sudah saya hubungi, telepon secara lisan, dan minta juga mempersiapkan. Tidak ada yang keberatan, jadi semuanya siap,” tuturnya.

Kata dia, tidak ada alasan untuk tidak menerapkan kebijakan tersebut. Karena sekitar 95 persen warga Kota Balikpapan telah divaksin. Hanya, penerapannya dilakukan bertahap. (aji/ms/k16)