Perlahan banjir yang kerap terjadi di kawasan Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, tepatnya di Jalan Gunung Merbabu, depan Rumah Sakit (RS) Dirgahayu dibereskan.

 

SAMARINDA–Melalui anggaran APBD Perubahan 2021, drainase sisi kanan atau seberang RS, dibangun dengan nilai Rp 2,8 miliar, dan target rampung Desember mendatang.

Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Wilayah Sungai dan Muara Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Dinas PUPR Samarinda Hendra Kusuma menerangkan, pihak ketiga pemenang lelang sudah mulai bekerja. Progres baru berjalan lima persen, dengan masa waktu pekerjaan sekitar 45 hari atau hingga akhir Desember. “Pekerjaan dilaksanakan malam hari karena pagi jalur tersebut ramai dilintasi,” ucapnya.

Terkait spesifikasi saluran, panjang penanganan mencapai 144 meter, dengan lebar 2 meter dan kedalaman 1,6 meter. Pekerjaan dimulai dari simpang Jalan Gunung Ceremai menuju simpang Jalan Gunung Merapi. “Tidak sampai simpang Merapi, karena panjang totalnya sekitar 208 meter. Saluran yang tersisa akan diusulkan tahun depan. Sesuai perencanaan total penanganan di kawasan itu mencapai 425 meter,” ujarnya.

Sementara itu, terkait kendala di lapangan, Hendra menyebut, tidak jauh berbeda dengan proyek drainase lainnya, yakni adanya jaringan pipa Perumdam Tirta Kencana maupun tiang listrik. Tim di lapangan juga ekstra hati-hati ketika melakukan penggalian karena jika terkena pipa, pekerjaan bisa tertunda untuk perbaikan pipa. “Tetapi progres pekerjaan akan bergerak cepat, karena menggunakan batok cetak, sehingga pelaksana tinggal menyusun. Kualitas juga lebih kuat,” terangnya.

Dia berharap warga memahami kondisi di lapangan. Ketika pekerjaan dilaksanakan, jalur simpang Jalan Gunung Merapi ditutup menuju Jalan Gunung Ceremai dialihkan. “Semata-mata demi kenyamanan pengguna dan memaksimalkan kerja tim lapangan,” tutupnya. (dns/dra/k16)