SANGATTA – Bersama Yayasan Indonesia Untuk Semua (YIUS), PT Indexim Coalindo (IC) secara maraton melaksanakan vaksinasi kepada warga  di empat kecamatan. Yakni  Kecamatan Kaliorang, Kaubun, Bengalon dan Sangkulirang.

Kegiatan tersebut berlangsung sejak 4-12 November lalu. Padatnya jadwal, membuat vaksinasi dijalankan secara bersamaan  untuk Kecamatan Kaliorang dan Bengalon pada 4-6 November. Sedangkan untuk Kaubun dan Sangkulirang, dilaksanakan  pada 8-12 November.

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut, PT IC dan YIUS bersama puskesmas masing-masing kecamatan menurunkan seluruh tenaga kesehatan yang dibutuhkan. Khususnya di Bengalon, untuk memenuhi target yang direncanakan. Pada hari pertama pelaksanaan, PT IC berkoordinasi dengan Puskesmas Kaubun  agar menurunkan 10 tim nakes vaksinasi ke Bengalon.

Selain itu, Yayasan YIUS juga mengerahkan bantuan delapan tenaga untuk validasi, yang didatangkan langsung dari Sangatta. Selama berlangsungnya vaksinasi, kondisi berjalan aman dan lancar. Bahkan, berhasil memberikan suntikan vaksin kepada 1.756 orang.

Kepala Puskesmas Bengalon, dr Agus Santoso menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada PT Indexim Coalindo dan YIUS. Karena telah menyediakan vaksin untuk warga.

“Kami berterima kasih kepada Manajemen PT Indexim Coalindo dan  YIUS. Yang telah memberikan perhatian untuk meningkatkan herd immunity warga Bengalon. Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan, demi peningkatan imunitas warga terhadap covid-19. Ini merupakan kali kedua PT Indexim Coalindo hadir dalam jumlah tim yang besar bersama  YIUS,” singkatnya. 

Adapun pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Kaliorang juga berlangsung selama tiga hari. Bersamaan dengan Kecamatan Bengalon. Camat Kaliorang Bainahum serta unsur Polsek dan Posramil Kaliorang turut menghadiri pelaksanaannya.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT Indexim Coalindo dan YIUS, atas pelaksanaan vaksinasi kepada warga. Ini merupakan upaya mendukung pemerintah kecamatan menanggulangi covid-19 melalui pelaksanaan vaksinasi,” tuturnya, disela pelaksanaan vaksinasi terhadap 1.576 warga itu.

Berbeda dengan pelaksanaan vaksinasi di Bengalon dan Kaliorang, yang dijalankan secara terpusat. Pelaksanaan vaksinasi di Kaubun dijalankan dengan turun ke desa-desa yang telah menjadi sasaran. Hari pertama pelaksanaan, 8 November. Tim vaksinasi dari Puskesmas Kaubun didukung tim PT IC turun ke Desa Bukit Permata.

Setelah itu, Desa Kadungan Jaya dan Bumi Jaya. Pada vaksinasi yang dilaksanakan dua hari terakhir, 11-12 November. Digelar di pusat kecamatan. Total warga yang berhasil divaksin kali ini 3.755 warga.

Adapun di Puskesmas Sangkulirang, pelaksanaannya dimulai pada 9-10 November 2021. Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Sangkulirang. Pelaksanaan tersebut dibuka Camat Sangkulirang Rahmat. Selain Rahmat, Kapolsek Sangkulirang Aiptu Jelatu bersama jajarannya, Danposal Sangkulirang Letda (Laut) Wahyu dan Babinsa Sangkulirang mewakili Danramil Sangkulirang Kapten Imam Nawawi.

Rahmat menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada PT Indexim Coalindo. Sebab, telah melakukan vaksinasi kepada warga Kecamatan Sangkulirang. Kegiatan tersebut dianggapnya sangat membantu dalam upaya mencapai target capaian vaksinasi.

“Sebagai salah satu syarat untuk masuk level PPKM yang lebih baik,” paparnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Puskesmas Sangkulirang, dr Markus Sambo. Sebagai perusahaan tambang yang telah memberikan perhatian kepada warga melalui vaksinasi ini. Sehingga dapat memberikan suntikan vaksinasi kepada 1.700 warga Sangkulirang.

“Antusiasme warga sangat tinggi. Terlihat dari banyaknya warga yang rela antre hanya untuk mendapatkan vaksin,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT IC Ida Bagus Rahma, didampingi Manajer Comdev Clemens Rantetana mengatakan, pelaksanaan vaksinasi tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung upaya perluasan capaian vaksinasi.

“Guna mencapai target herd immunity yang telah ditetapkan pemerintah. Kami terus berupaya agar target kekebalan warga dapat tercapai secepatnya,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan vaksinasi tersebut juga merupakan kerja sama yang baik dengan unsur muspika dan jajarannya. Termasuk Pemkab Kutim. Rahma juga mengingatkan warga penerima vaksin, agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Walaupun sudah divaksin, tetap wajib mengikuti prokes. Terutama menggunakan masker,”  imbaunya.

Pihaknya juga telah menggelar vaksinasi serupa di Kecamatan Karangan. Dengan menyediakan 5 ribu dosis, vaksinasi telah digelar pada 15-19 November lalu. Kegiatan tersebut juga didukung sepenuhnya Satgas Covid-19 Kutim, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim dan satgas setiap kecamatan beserta unsur muspika.

“PT Indexim Coalindo akan terus berupaya bersinergi dengan pemerintah dari seluruh tingkatan. Sebagai upaya pencapaian target vaksinasi nasional untuk mencapai target kekebalan komunitas sesuai ketetapan pemerintah,” pungkasnya. (pms/dq)