PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan terus melakukan upaya percepatan capaian vaksinasi 100 persen. Salah satu caranya dengan melakukan vaksinasi door to door.

Upaya jemput bola menyasar warga Kota Beriman yang sulit datang ke sentra maupun gerai vaksinasi. Vaksinasi door to door berlangsung pada Senin (15/11). Ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran.

Seperti di RT 2 Kelurahan Kariangau dan Perumahan Batuah Kelurahan Graha Indah. “Kami berada bersama BIN melaksanakan vaksinasi door to door,” kata Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty.

Ada pun vaksinasi door to door terutama menyasar kalangan lansia. Terutama mereka yang sulit mengakses sentra vaksinasi. “Ada tim puskesmas Kariangau, DKK, dan BIN. Turut didampingi lurah dan RT setempat,” ucapnya.

Pihaknya mencatat vaksinasi kategori lansia masih belum mencapai target. Padahal cakupan vaksinasi bagi lansia penting sebagai indikator untuk penilaian penerapan dan penetapan level status PPKM suatu daerah.

Berdasarkan data DKK Balikpapan, rasio persentase vaksinasi lansia masih di 66 persen per 15 November. Ini belum mencapai syarat pencapaian herd immunity. Pemkot Balikpapan menargetkan bisa mencapai angka 40.049 sasaran lansia.

Sehingga masih banyak lansia yang menjadi sasaran vaksinasi. “Kegiatan door to door ini sangat membantu mereka. Beberapa lansia yang ditemui banyak terkendala kesulitan akses ke sentra vaksinasi dan tidak tahu bagaimana caranya,” bebernya.

Misalnya vaksinasi door to door di Kelurahan Kariangau karena daerah ini cukup jauh untuk menjangkau sentra vaksinasi BSCC Dome. “Upaya kami bersama BIN ini diharapkan sangat membantu,” sebutnya.

Dia mengakui, rendahnya vaksinasi lansia karena beberapa lansia masih enggan mendapat vaksin. “Minat vaksinasi lansia juga menurun. Makanya kami datang jemput bola,” katanya.

Padahal vaksinasi lansia menjadi indikator penilaian untuk penetapan status PPKM di daerah. “Vaksinasi yang dinilai adalah vaksinasi pada lansia,” ujarnya. Pihaknya juga berencana memperbanyak door to door, mendatangi rumah lansia dan membuat sentra vaksinasi darurat di beberapa titik. (gel)