PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Capaian vaksinasi di Balikpapan telah mencapai 94 persen. Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan terus berupaya mencari sasaran yang belum mendapat vaksinasi. Solusinya dengan melakukan vaksinasi jemput bola mendatangi warga langsung.

“Capaian vaksinasi sudah tinggi jadi agak sulit mencari sasaran dalam jumlah massal,” ucap Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty. Dia mengatakan, capaian vaksinasi yang tinggi sudah berasal dari data vaksinasi program dan vaksinasi gotong royong.

Bahkan sudah mencapai status herd immunity yang ditetapkan 70 persen. Kini pihaknya terus membuka pendaftaran bagi warga Kota Beriman yang belum mendapat vaksinasi. Caranya bisa melalui link pendaftaran Diskominfo Balikpapan atau datang langsung ke sentra vaksinasi BSCC Dome.

Selain itu, DKK Balikpapan akan menggunakan mobil ambulance untuk melakukan vaksinasi jemput bola. Petugas akan datang ke wilayah yang masih banyak tersentuh vaksinasi. “Sekarang sistemnya sudah jemput bola. Kita sulit hanya mengharapkan dengan mengumpulkan lewat media sosial,” tuturnya.

Mobil tersebut akan datang ke wilayah RT tertentu. Terutama dengan kriteria banyak warganya yang tidak bisa datang atau keluar rumah untuk vaksin. “Silakan ketua RT kumpulkan warganya, beritahu kami di dan kami akan mobile datang ke sana,” katanya.

Kemudian strategi lain, setiap puskesmas masih tetap memberi layanan vaksinasi. Sehingga semua jalur untuk mendapat vaksinasi dengan mudah terjangkau. “Karena kita mencari yang 6 persen ini mungkin orang-orang yang susah keluar rumah,” imbuhnya.

Walau herd immunity telah melampaui standar nasional, Dia mengingatkan agar warga tetap waspada. Melihat kondisi geografis Balikpapan daerah aglomerasi sekaligus pintu masuk ke Kaltim. ini membuat potensi penularan virus masih tinggi.

Menurutnya tetap perlu disiplin protokol kesehatan 5M untuk melindungi diri dari serangan pandemi. “Selain mengejar vaksinasi, tetap yang penting dari diri sendiri juga disiplin melaksanakan 5M,” pungkasnya. (gel)