TANA PASER - Bupati Paser Fahmi Fadli menyinggung masih ada pegawai negeri sipil (PNS) di jajaran Pemkab Paser yang enggan divaksin. Hal ini menurutnya sangat disayangkan. Akibatnya persentase Kabupaten Paser masih rendah atau lepas dari target yang diberikan pemerintah pusat.

Dia meminta PNS bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, agar membantu menyosialisasikan dan mencontohkan terkait kewajiban vaksinasi. "Ini bisa menghambat kinerja pemerintah dan pelayanan masyarakat," kata Fahmi saat melantik para pejabat eselon IV, Rabu (17/11) lalu. Dia meminta para pegawai berkontribusi membantu pemerintah daerah dan pusat dalam program vaksinasi.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan I Dewa Made Sudarsana menyebut ada sekitar 300 orang. "Tapi perlahan-lahan sudah mau divaksin," kata Dewa.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Paser, Suwito mengatakan, tidak menutup kemungkinan pemkab akan melayangkan surat edaran satgas ke masing-masing OPD, agar mendeteksi berapa ASN yang belum, termasuk alasannya. Jumlah ASN di lingkungan Pemkab Paser sebanyak 4.246 orang.

"Akan dikonfirmasi dulu alasannya mengapa enggan, apakah ada comorbid atau hal lainnya," ujar Suwito. (jib/rdh/k16)