SAMARINDA–Atas restu Wali Kota Samarinda Andi Harun selaku ketua Satgas Penanganan Covid-19, aktivitas perdagangan di Taman Tepian Mahakam kembali dimulai, hari ini (20/11). Sebanyak 27 rombong jualan telah siap menjajakan dagangan yang terbagi dalam dua segmen.

Aktivitasnya pun terbatas dari pukul 16.30–21.30 Wita, setiap hari. Terkait persiapan pedagang, Penasihat Ikatan Pedagang Tepian Mahakam (IPTM) Mis Heldy Zahri menuturkan, secara keseluruhan sebanyak 96 pedagang yang terbagi dalam 27 rombong siap beraktivitas.

Namun, dia belum mengetahui kondisi di lapangan apakah ruang yang disiapkan muat dengan rombong serta meja-kursi yang ada. “Posisinya juga belum tahu, info terakhir pada segmen 1 sebanyak 12 rombong, sisanya menempati segmen selanjutnya,” ucap dia, Jumat (19/11).

Dia menerangkan, pedagang akan mulai mobilisasi rombong pada Sabtu (20/11) sekitar pukul 13.00 Wita untuk menyesuaikan dengan ruang yang tersedia. Hal itu untuk memudahkan penyusunan lapak, meskipun pihak pemerintah menjadwalkan pukul 16.00 Wita.

“Yah karena hari pertama, kami perlu waktu untuk persiapan. Soal waktu berjualan akan dimulai sore hari,” ujarnya.

Sementara itu, mengenai kelengkapan fasilitas seperti air bersih, Heldy menyebut, pihaknya beberapa hari lalu sudah diminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda menunjukkan dua titik lokasi penempatan wastafel cuci tangan.

Selanjutnya, akan ditindaklanjuti ke Perumdam Tirta Kencana Samarinda guna penyambungan jaringan air. “Itu untuk keperluan pengunjung menunjang protokol kesehatan,” tutupnya.

Sebelumnya, selain restu berjualan di kawasan tepian Mahakam, tepatnya di depan Kantor Gubernur Kaltim, pedagang juga difasilitasi 27 rombong dari CSR Bankaltimtara. Pembatasan jumlah pedagang bertujuan tetap memaksimalkan fungsi taman sebagai ruang terbuka hijau. (dns/kri/k8)