PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Objek wisata Pantai Manggar ramai kembali. Terutama setelah berstatus PPKM Level 2, pantai beroperasi setiap hari. Meski begitu, pengawasan protokol kesehatan menjadi kunci utama.

Apalagi telah didukung oleh penerapan cleanliness, health, safety and environment (CHSE). Kepala Disporapar Dortje Marpaung mengatakan, penerapan aspek kebersihan juga bagian dari CHSE.

Ini melibatkan tim bala wisata, tim servis, kelompok pemberdayaan masyarakat bagi masyarakat sekitar objek wisata, pengelola, dan tim gabungan. “Kami berkomitmen dan konsisten melaksanakan,” ucapnya.

Terutama pada akhir pekan, pihaknya meningkatkan pengawasan karena jumlah pengunjung yang meningkat pada hari libur. Pengelola membuka satu pintu jalur. Sehingga, pintu masuk dan keluar berbeda.

“Lokasi pantai luas, jadi tidak ada penumpukan pengunjung. Semua menyebar,” ujarnya. Dortje menyebutkan, pengelola melakukan pembatasan ketat. Kapasitas pengunjung masih diatur 50 persen.

“Panjang pantai 1,8 kilometer. Jadi, orang tidak menumpuk. Kendaraan saja yang terlihat masih menumpuk,” katanya. Selain konsisten menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Disporapar juga akan berkomitmen melakukan pembenahan.

Khususnya yang memenuhi aspek CHSE. Misalnya, menjaga kebersihan dan memenuhi sarana-prasarana. Ini semua secara tidak langsung turut mendukung protokol kesehatan. Apalagi di masa pandemi Covid-19. (gel)