ALBERT Bourla salah satu pimpinan dari perusahaan farmasi yang sering diserang hoaks. Menurut kabar yang beredar, direktur utama vaksin Pfizer itu ditangkap dengan dugaan penipuan.

Breaking News! CEO Pfizer Ditangkap, Didakwa dengan Penipuan, Pemalsuan Data Vaksin," tulis akun Facebook Poncos Susilo, Senin (8/11). Dalam unggahan tersebut, akun itu juga menautkan portal berita sebagai penguat informasi dari hajinews.id (bit.ly/CEOPfizerDitangkap).

Tak sedikit kejanggalan yang terlihat dari tautan tersebut. Sebab, tak ada keterangan resmi dari Pfizer soal penangkapan itu. Untuk memperkuat narasi dalam ulasan tersebut, situs yang penuh iklan kecantikan itu mengutip dari pemberitaan Conservative Beaver.

Menurut ulasan itu, agen FBI menyebut Pfizer berbohong tentang efektivitas vaksin dan menyesatkan pelanggan soal efek samping serius yang dapat dihasilkan vaksin. Pfizer dituduh membayar pemerintah dan media arus utama untuk tetap diam (bit.ly/DituduhMenipu).

Saat dilakukan penelusuran di akun resmi FBI dalam sepekan terakhir, misalnya, tak ada pernyataan resmi yang mengabarkan penangkapan Albert Bourla. Pun demikian halnya di akun resmi milik Bourla. Tak ada penjelasan resmi darinya soal penangkapan tersebut.

Justru, situs berita Forbes menyangkal penangkapan itu. Sanggahan yang terbit pada 6 November 2021 tersebut menjelaskan, sumber yang mengabarkan Bourla ditangkap FBI itu jelas tidak dapat dipertanggungjawabkan. Mereka bahkan menyebutkan bahwa ulasan Conservative Beaver tak menyuguhkan fakta dan bukti yang autentik.

Menurut Forbes, Beaver Exclusive tidak benar-benar memberikan fakta dan bukti aktual untuk mendukung klaimnya. Bahkan, pada hari yang sama, 5 November, Bourla muncul di berbagai acara TV seperti stasiun televisi CNBC. Anda dapat membacanya di bit.ly/BeritaSesat.

Situs pencari fakta Snopes juga turut menyangkal berita tersebut. Menurut ulasan yang terbit 5 November itu, berita tersebut bukan artikel dan berita asli. Conservative Beaver menerbitkan campuran komentar berita dan tipuan konspirasi. Seperti berita sebelumnya yang mengabarkan aktor Alec Baldwin telah ditangkap dalam kasus pornografi anak. Itu salah.

Netizen yang cerdas tentu tak mudah tertipu. Kebohongan tentang Bourla yang ditangkap tersebut justru berbalik dengan informasi Bourla yang memuat beberapa penampilan di televisi. Misalnya, 5 November lalu, Bourla muncul di CNN untuk berbicara tentang pil baru yang dikembangkan Pfizer guna memerangi Covid-19. Tentu sesuatu yang sulit dilakukan jika dia benar-benar ditangkap karena penipuan. Jelas tak bakal muncul di televisi. Anda bisa membacanya di bit.ly/HoaxDitangkap. (zam/c9/jun/luc/k16)

 

FAKTA

Berita yang mengabarkan CEO Pfizer ditangkap karena skandal penipuan itu sesat. Justru, saat dikabarkan ditangkap, Albert Bourla tampil di sejumlah acara televisi.