Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus mengevaluasi dan meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. Bahkan, Bupati Kutai Barat FX Yapan memberikan beberapa target capaian kinerja kepada seluruh camat.

 

SENDAWAR-Target perubahan yang diberikan bupati itu minimal sudah tercapai dan dirasakan masyarakat setelah 100 hari menjabat sebagai camat atau pimpinan tertinggi bidang pemerintahan tingkat kecamatan.

"Camat harus punya konsep kinerja, target, dan inovasi. Jadi, saya minta khususnya para camat yang baru dilantik ini harus punya target perubahan kinerja 100 hari setelah pelantikan," ujar FX Yapan saat diwawancarai usai kegiatan Rakor Peningkatan Kapasitas Camat dalam Penyelenggaraan Pelayanan di Kecamatan yang berlangsung di ruang Diklat Lantai III Setdakab Kutai Barat, Rabu (17/11).

Dia menegaskan, kinerja pada bidang pelayanan dan kebersihan lingkungan harus menjadi prioritas untuk dievaluasi dan dimulai tingkat kecamatan selaku kepanjangan tangan daripada pemerintah daerah. 

Menurut FX Yapan, kebersihan lingkungan di Kabupaten Kutai Barat saat ini sangat perlu dievaluasi. Terutama di wilayah Kecamatan Barong Tongkok yang merupakan pusat ibu kota Sendawar yang selama ini sering dilanda banjir saat hujan.

"Jadi, kebersihan lingkungan itu harus diutamakan, terutama di Barong Tongkok ini. Malu kita banyak tamu yang datang dari luar jika kondisinya justru kotor, padahal pusat ibu kota Sendawar. Rumput tidak dipangkas, parit yang tersumbat tidak dibersihkan padahal itu di depan rumahnya. Ini kan memprihatinkan sekali, masa ia harus pemerintah juga yang turun tangan untuk bersihkan sampah-sampah depan rumah warga,” jelasnya.  

“Jadi saya minta ini juga menjadi target inovasi para camat, tidak hanya Barong Tongkok, tetapi juga seluruh camat di Kutai Barat," tegas FX Yapan. (KP02/luc/k16)