Prokal.co, Tenggarong - Wakil Ketua DPRD Kukar Alif turiadi mendorong langkah konservasi pesut Mahakam.Hal tersebut diutarakan karena ditemukan kembali seekor ikan pesut dalam kondisi tak bernyawa di perairan sungai Mahakam baru-baru ini.

Hewan tersebut masuk dalam kategori spesies yang langka. Bahkan, sekarang ini jumlahnya hanya puluhan saja. Tapi menurutnya, ada dua kemungkinan yang menjadi penyebab kematian pesut tersebut. Karena ekosistemnya yang sudah tercemar atau pesutnya yang memang sudah berusia tua. 

"Dalam artian ini karena ekosistem yang tercemar atau karena memang sudah tua pesutnya,” ucap Alif. Alif khawatir terhadap kondisi ini, dimana  keberadaan pesut yang semakin berkurang. Tidak hanya sekali ini saja, dalam tahun 2021 saja sudah beberapa pesut ditemukan mati. 

"Kalau menurut saya sebaiknya  sudah mulai ada konservasi ya budi daya itu,” tegasnya. Budi daya pesut harus dimulai agar bisa berkembang biak dan beranak-pinak. Jika sudah begitu, maka pesut-pesut hasil budi daya bisa dilepaskan lagi ke sungai. “Untuk konservasinya harusnya ada, ada konservasi kan perlindungan terhadap hewan-hewan langka. Nanti lama kelamaan habis kalau nggak dilindungi,” tandasnya. (Adv/Rh)