SAMARINDA–Pembelajaran tatap muka (PTM), khususnya bagi sekolah menengah pertama (SMP) ditargetkan sudah bisa digelar sepenuhnya Desember mendatang. Ketika ujian sekolah berlangsung. Namun, rupanya Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda memiliki pekerjaan rumah lain yang kini masih dikerjakan.

Yakni fasilitas protokol kesehatan di setiap sekolah. Yang mana kini masih dalam tahap pemantau bagi sekolah yang belum melaksanakan PTM. Selain itu, belum terlaksananya proses belajar mengajar secara langsung di beberapa sekolah lantaran gedung sekolah masih dalam tahap renovasi. Di mana pembangunan tersebut direncanakan akan selesai pada awal Desember.

Di lain sisi, meski vaksinasi pelajar bukan menjadi syarat mutlak PTM, capaian juga ditargetkan rampung sebelum memasuki waktu ujian sekolah. Khususnya bagi siswa SMP. Bulan ini sebanyak sembilan ribu dosis vaksin akan kembali menyasar para pelajar. “Jadi setelah vaksinasi sebanyak lima ribu di Palaran, ada vaksinasi skala besar lagi. Dibagi sebanyak tiga kali. Rencananya nanti dibagi tiga tempat dan tiga hari,” ungkap Kepala Bidang Pengembangan SD dan SMP Barlin H Kesuma.

Vaksinasi pelajar yang direncanakan digelar pekan ini diharapkan dapat menuntaskan proses vaksinasi tahap pertama bagi pelajar seluruh SMP, baik yang berstatus negeri maupun swasta.

“Sehingga, harapannya tuntas sudah semuanya untuk vaksin tahap pertamanya, tinggal tahap dua yang di Desember mendatang,” lanjutnya.

Tuntasnya vaksinasi pelajar juga dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya penularan Covid-19 di sekolah. "Dengan begitu PTM yang sudah 280 sekolah jauh lebih aman, karena 32 ribu siswa SMP sudah vaksin. Tinggal SD yang belum, menunggu dulu surat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes)," kuncinya. (*/dad/dra)