PADA 13 November tahun lalu, striker Aleksandar Mitrovic menjadi biang kerok kegagalan Serbia lolos ke putaran final Euro 2020 (yang dimainkan musim panas lalu). Di Stadion Rajko Mitic, Beograd, Mitrovic adalah satu-satunya eksekutor penalti Serbia yang gagal saat menghadapi Skotlandia. Serbia pun takluk 4-5.

Kemarin (15/11) Mitrovic seolah menebus dengan sempurna kegagalannya tahun lalu. Striker 27 tahun yang setia membela Fulham FC itu mencetak gol kemenangan 2-1 bagi Serbia atas Portugal untuk satu tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2022.

”Sebelum pertandingan, semua ingatan kami seperti kembali ke (laga melawan, Red) Skotlandia,” kata Mitrovic kepada The Sun. ”Bagiku, ini hanya soal waktu. Malam ini kami bermain dengan penuh percaya diri dan berhak mendapatkan yang terbaik,” sambung pemilik caps terbanyak (44) saat ini dalam skuad Serbia tersebut.

Meski belakangan kalah bersaing dengan striker muda (21 tahun) yang diincar banyak klub top Eropa, Dusan Vlahovic (AFC Fiorentina), Mitrovic tetap paling subur bagi Serbia selama kualifikasi Piala Dunia 2022. Dia mampu mengemas delapan gol atau dua gol lebih banyak ketimbang bomber Portugal Cristiano Ronaldo.

Hanya, Mitrovic tetap Mitrovic. Sosok pemain yang dikenal bengal. Di ruang ganti, ketika rekan setimnya larut dalam euforia dengan chant atau bernyanyi, Mitrovic malah asyik berpesta dengan memakan pizza dan meminum alkohol, bahkan menyalakan cerutu. Tiga hal yang umumnya tidak baik dikonsumsi pesepak bola. (ren/c14/dns)