SAMARINDA - Sebanyak 22 orang yang berasal dari kalangan politikus, aktivis, akademisi, tokoh masyarakat, hingga pensiunan ASN dilantik Wali Kota Samarinda Andi Harun sebagai Tim Walikota untuk Akselerasi Pembangunan (TWUAP), Jumat (12/11).

TWUAP diketuai Syaparudin, yang diketahui merupakan juru bicara Tim Pemenangan Pasangan Andi Harun-Rusmadi saat Pilkada 2020 lalu. Kepada media, Andi Harun mengatakan bahwa tim ini sangat dibutuhkan untuk menggali kondisi riil seluruh aspek di masyarakat.

Nantinya laporan dari tim ini disandingkan dengan perencanaan kegiatan yang digarap OPD. “Sehingga wali kota sebagai pengambil keputusan bisa memiliki opsi lain untuk program pembangunan,” ucapnya.

Diakuinya, selama ini kondisi di lapangan kinerja birokrasi terkesan lambat karena mengikuti prosedur. Tetapi jika memang ada langkah yang bisa dilakukan untuk percepatan dan tidak menyalahi aturan perundang-undangan, akan disampaikan ke wali kota.

“Mereka akan menjadi teman diskusi, tetapi tidak hanya memberi laporan seperti makalah. Tetapi lebih jauh menggali sebab-sebab permasalahan yang terjadi langsung dari masyarakat dan memberikan pandangan sebagai solusi pemecahan,” ucapnya.

Dia juga memberi tugas kepada tim untuk melihat peluang-peluang terkait dukungan penganggaran atau peningkatan SDM dari kolega mereka, baik di tingkat provinsi, nasional atau bahkan internasional.

“Jangan sampai ada kesan tim mengganti tugas OPD, mereka hanya dapat berkoordinasi. Tim juga tidak boleh merusak sistem OPD tetapi menjadi mitra strategis, sehingga bisa memberikan saran kepala daerah perspektif lain dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan,” tutupnya.

Terpisah, Syaparudin menyebut, setelah pelantikan, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi berkaitan dengan SOP pekerjaan menyesuaikan dengan lima bidang yang ada. Bahwa struktur organisasi ini dilantik berdasarkan SK wali kota dan akan bekerja sesuai tupoksi. Yakni untuk akselerasi pembangunan.

“Kami bekerja hingga masa akhir jabatan Wali Kota Andi Harun dan Rusmadi tahun 2024 mendatang,” tutupnya. (dns/kri/k16)