SANGATTA–Malam puncak Akuntansi Award, garapan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutai Timur, akhirnya memilih belasan pemenang untuk beberapa kategori, berdasarkan kecepatan pelaporan keuangan. Akuntansi Award Pemkab Kutim ini pertama kali digelar, di Ballroom Hotel Senyiur Samarinda, Kamis (12/11) lalu.

“Ada tiga kategori Akuntansi Award yang diserahkan. Kategori laporan tercepat A, kategori laporan tercepat B, serta kategori laporan keuangan tercepat C,” kata Kepala BPKAD Kutim Teddy Febrian.

 Adapun organisasi perangkat daerah (OPD), peraih Akuntansi Award Kategori laporan tercepat A, yakni Dinas Pekerjaan Umum (DPU), RSUD Kudungga Sangatta, BPKAD, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda), serta Dinas Pertanian (Disper).

Sedangkan peraih kategori laporan tercepat B, yakni Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kebudayaan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). 

Sementara itu, peraih award kategori laporan keuangan tercepat C, diberikan kepada Kecamatan Kaliorang, Rantau Pulung, Sangkulirang, Sandaran, dan Kecamatan  Sangatta Utara.

Kepala Dinas PU Muhammad Muhir menerima langsung penghargaan Akuntansi Award kategori laporan tercepat A, yang diserahkan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Dia mengaku sangat bangga dan bahagia. Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi prestasi buah dari kerja sama yang solid jajaran Dinas PU. 

“Akuntansi Award ini bukan akhir bagi kami. Justru menjadi tantangan untuk terus semangat. Kami akan pertahankan prestasinya,” terang dia.

Ketua Panitia Akuntansi Award M Adnan yang juga Kepala Bidang Akuntansi BPKAD Kutim menjelaskan, tujuan penganugerahan Akuntansi Award untuk memberikan apresiasi kepada OPD lingkup pemkab.

“Berdasarkan kecepatan penyampaian laporan yang diunggah melalui aplikasi Electronic Data Monitoring (e-TAM), sampai dengan triwulan III tahun ini. Kelengkapan dokumen yang sesuai dengan permintaan data yang diunggah. Menyangkut ketepatan pelaporan data dengan angka yang ada pada sistem. Termasuk penilaian tambahan berupa estetika, keaktifan partisipasi serta responsif OPD,” jelasnya.

Menurut dia, ada tiga kategori penghargaan yang diserahkan kepada OPD terpilih. Masing-masing berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan tim BPKAD Kutim. 

“Kami berharap, penganugerahan Akuntansi Award, menjadi penyemangat dan stimulus bagi seluruh entitas akuntansi. Yaitu setiap OPD, termasuk BPKAD. Guna meningkatkan ketertiban dalam penyampaian laporan keuangan,” pungkasnya. (dq/ind/k8)