SAMARINDA - Masyarakat di Kalimantan Utara, berduka setelah salah satu tokoh, dr H. Jusuf Serang Kasim meninggal dunia, Jumat (12/11/2021). 

dr H. Jusuf SK pernah menjabat Walikota Tarakan dua periode, 1999-2004 dan 2004-2009. Ia sebelumnya juga menjabat Direktur Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda pada tahun 1995-1999.

Pria kelahiran 2 Februari 1944 di Tarakan ini sangat fenomenal ketika mampu mengubah wajah kota Tarakan yang menjadi kota modern. Mulai dari mengatasi persampahan sampai mendatangkan investor untuk membangun pasar Gusher di jantung kota. 

Selain itu, Jusuf SK tambah dikenal ketika turut memperjuangkan lahirnya provinsi Kalimantan Utara. Ia pun banyak dikenang oleh para jurnalis memberikan perhatiannya untuk pembangunan di daerah. 

"HARI ini, Jumat (12/11/2021), kabar sangat menyedihkan itu datang. Ya, mantan Walikota Tarakan dua periode, dr Jusuf SK, dikabarkan meninggal dunia. Saya sangat sedih dan sangat merasa kehilangan. Begitu juga dengan kita semua. Beliau adalah pemimpin panutan bagi warga Kaltara, dan saya secara pribadi," ujar Mansyur, jurnalis di Kaltara dalam akun Facebook pribadinya "Mansyur Kayantara"

Dalam akun Facebook pribadinya, Mansyur bercerita bahwa jasa dr H. Jusuf SK cukup besar lahirnya provinsi Kalimantan Utara. Ia pun  menceritakan bahwa Jusuf SK yang menjadi Ketua Masyarakat Kaltara Bersatu (MKB) bercerita perjuangannya. 

"Waktu saya ditugaskan magang di JPNN dan Indo Pos (Jawa Pos Group) di Jakarta pada 2010 silam, beliau adalah salah satu narasumber utama saya terkait rencana pembentukan DOB Provinsi Kaltara. Yang saya tuangkan dalam pemberitaan di SKH Radar Tarakan untuk dikonsumsi publik," jelas Mansyur. 

"Kala itu, saya sempat mendatangi kantor Sekretariat Masyarakat Kaltara Bersatu (MKB) di Jalan Merdeka, Jakarta. Persisnya tak jauh dari Istana Negara. Beliau ketua MKB kala itu. Dan MKB menjadi salah satu wadah pejuang pembentukan Kaltara di ibu kota," katanya lagi. 

Mansyur mengaku banyak mendapat informasi proses Daerah Otonomi Baru (DOB) Kaltara di DPR RI dari dr H Jusuf SK. 

kala itu, beliau banyak memaparkan tentang proses perjalanan DOB Kaltara. Hingga akhirnya beliau mengenalkan saya ke beberapa anggota DPR di Senayan. Sampai perkenalan dengan wakil rakyat di Senayan tersebut. (myn)