Prokal.co, Tenggarong - Jalan rusak yang ada di SP 4 Kota Bangun, poros Kukar-Kubar disoroti Anggota Komisi III DPRD Kukar, Sarpin, ia mendesak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk segera memperbaikinya. Sarpin menegaskan setidaknya tahun 2022 mendatang pihak pemerintah juga sudah harus mulai menganggarkan soal perbaikan fisiknya. “Tolong Balai Besar Jalan yang mewakili Pemerintah Pusat, hal ini menjadi perhatian, kami minta diprioritaskan di tahun 2022-2023,” tegasnya.

Ia menyarankan jenis perbaikan pada jalan tersebut sebaiknya jangan diaspal, tapi semenisasi. Menurutnya, tonase kendaraan yang melintas setiap harinya memang kebanyakan dari kendaraan dengan angkutan barang-barang yang berat. Jadi bukan hanya mobil pribadi yang mengangkut orang saja.

“Kalau bisa perbaikannya itu jangan aspal tapi harus dicor, beton, sebab itu kendaraan yang melintas setiap hari di jalur trans Kalimantan itu besar-besar,” tuturnya. Sarpin khawatir jika menggunakan aspal saja, maka jalan yang sudah diperbaiki tidak akan bertahan lama dan akan rusak kembali. “Beberapa kali semenisasi dari PU itu baik, kalau aspal maka tidak lama itu pasti hancur, itu lintas trans Kalimantan, baik itu menuju ke Melak, ke Mahakam Ulu maupun ke Kalimantan Tengah di situ semua lewatnya,” jelas Sarpin.

Rusaknya jalan tersebut ada pada perbatasan Kecamatan Kota Bangun menuju Kutai Barat. Sarpin mengaku prihatin dengan adanya kerusakan pada jalan tersebut. “Kami minta perhatian untuk melakukan perbaikan di jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat, tidak hanya bagi Kukar, itu juga bagi masyarakat Kabupaten lainnya,” tandasnya. (adv/Rh)