LINZ-Emma Raducanu mencuri perhatian saat menjuarai grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka pada September lalu. Rabu (10/11), petenis 18 tahun itu harus menutup kompetisi terakhirnya musim ini dengan kekalahan. Dia langsung tumbang di laga pertama turnamen Linz Open. Petenis yang kini menduduki ranking 20 dunia itu harus mengakui keunggulan petenis kualifikasi asal Tiongkok Wang Xinyu dengan skor 1-6, 7-6(0), 5-7.

"Xinyu bermain jauh lebih baik kali ini. Terutama di set pertama," ucap Raducau dilansir CNN. "Tetapi aku tetap bangga dengan bagaimana caraku bertarung. Aku sudah berusaha melakukan yang terbaik," tambahnya.

Di set penentuan, Raducanu tidak bisa tampil maksimal. Itu karena dia mulai dibayangi dengan cedera pinggulnya yang kambuh. Sejak itu dia hanya berusaha untuk bisa bertahan selama mungkin di pertandingan.

Hasil ini membuat Raducanu menutup musim ini dengan rekor 25-9. Raihan tersebut dia dapat dengan mengikuti sebelas turnamen sepanjang 2021. Sampai saat ini, dia baru meraih satu gelar sepanjang karir. Namun, satu gelar tersebut langsung mencengangkan lantaran dia dapat dari ajang mayor AS Terbuka.

Setelah menelan kekalahan, Raducanu kemarin secara resmi mengumumkan telah mendapat pelatih baru. Sosok yang akan mendampinginya di berbagai ajang tersebut adalah pelatih senior asal Jerman yakni Torben Beltz. Beltz merupakan mantan pelatih petenis Jerman Angelique Kerber. (irr/bas)