DENVER – Insiden saling ’’tabrak’’ antara center Denver Nuggets Nikola Jokic dan power forward Miami Heat Markieff Morris berbuntut panjang. Insiden itu terjadi pada laga Nuggets kontra Heat di Ball Arena, Selasa (9/11). Jokic resmi mendapat sanksi larangan tanding satu kali dari NBA. Sementara itu, Morris dan small forward Heat Jimmy Butler mendapat denda.

Morris dijatuhi denda USD 50 ribu (setara Rp 712 juta) karena melakukan flagrant foul kedua yang terlalu keras kepada Jokic. Di sisi lain, Butler mendapat denda USD 30 ribu (Rp 427 juta). Butler dianggap memancing keributan yang lebih besar dengan memanas-manasi Jokic dalam insiden itu.

Dengan sanksi tersebut, Jokic dipastikan absen saat Nuggets melawan Indiana Pacers pagi ini. ’’Aku sungguh merasa buruk,’’ ucap MVP NBA 2021 itu, dilansir dari ESPN. ’’Aku hanya ingin membela diri. Tapi, aku tidak seharusnya bereaksi seperti itu,’’ tambah pemain asal Serbia tersebut.

Laga yang dimenangi Nuggets 113-96 itu berubah panas saat pertandingan tersisa 2 menit 39 detik. Awalnya, Morris menabrakkan tubuhnya dengan keras menggunakan bahu kiri ke arah Jokic. Saat itu Jokic berusaha melakukan tembakan. Gara-gara itu, Jokic sampai terdorong ke belakang.

Center 26 tahun tersebut lantas membalas dengan menabrakkan tubuhnya yang jumbo ke arah Morris yang sedang membelakanginya. Akibat benturan dari pemain setinggi 211 cm dan seberat 129 kg itu, Morris langsung tersungkur di lapangan. Lalu, pemain-pemain lain dari kedua tim terlibat saling dorong sebelum akhirnya diredam oleh pihak keamanan. (irr/c18/bas)