Bisnis pakaian kawula muda susah-susah gampang. Tuntutan tren fashion yang terus update membuat pengusaha di bidang ini harus jeli memilih barang dan memasarkannya.

 

FIRDHA Fatmariza (28) adalah salah satu role model pengusaha muda sukses di bidang pakaian. Ia memulai usahanya dengan berjualan online. Kini sudah punya dua toko sejak memulai pada 2015.

Ditemani sang suami Billy Leo Richardo (30), toko kedua Firdha di Jalan DI Pandjaitan setelah SMP 2 Tanah Grogot itu langsung ramai didatangi pembeli. Firdha resmi membuka toko keduanya yang tidak jauh dari toko pertamanya kemarin.

Ruko berukuran besar dua tingkat itu hasil jerih payahnya membangun usahanya selama ini. Dari sebelumnya hanya menjual baju khusus wanita muda dan aksesoris, kini merambat ke pakaian anak. Alhasil kebutuhan karyawan dari tiga orang, kini dia telah mempekerjakan sepuluh karyawan untuk dua toko bajunya.

Selama pandemi Covid-19, Firdha mengakui jualannya sempat sepi beberapa bulan, namun setelah itu syukurnya sudah kembali normal. Kini Firdha fokus jualan offline, untuk online, fokus ke luar kecamatan dan ke luar daerah.

Banyak pelanggannya dari Kecamatan Long Ikis, Kuaro, Batu Sopang, sampai daerah luar yaitu Balikpapan dan Samarinda. Suka duka geluti bisnis pakaian, menurutnya, ialah harus siap mengikuti tren.

Sehingga resikonya ialah saat barang yang ada sudah tidak musim, maka harus cepat-cepat dijual ataupun disimpan untuk ke depan jika ramai lagi.“Itulah tantangannya berjualan pakaian,” kata lulusan Fakultas Ekonomi, jurusan Akuntansi Universitas Mulawarman Samarinda pada 2015 itu, Rabu (10/11).

Sebelum menikah pada 2018, biasanya perempuan berkacamata itu mengambil barang langsung di Jakarta, terkadang sampai ke luar negeri seperti ke Bangkok dengan agenda sekaligus berlibur.

Menurutnya, meskipun di Jakarta, tidak mudah mencari barang yang bagus dan mudah dijual. Karena itu perlu kejelihan setiap memilih barang. Namun sekarang dia lebih banyak memesan online untuk stok barangnya.

“Kadang-kadang aja kalau keluar daerah liburan sekalian liat-liat barang,” ujar ibu satu anak itu.

Pemilik akun instagram @fillyshop itu berencana memperbesar outlet tokonya ke luar daerah jika ada peluang. Kesuksesan Firdha saat ini, tidak terlepas dukungan dari orangtuanya sejak ia memulai.

Sang ayah yaitu Karoding yang merupakan pensiunan pejabat eselon II (Asisten Ekonomi dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura) di Pemkab Paser, dulu mendukungnya agar mengikuti jejaknya menjadi pegawai.

Namun Firdha lebih memilih menekuni bisnisnya. “Banyak orang mengira ruko baru Firdha ini saya yang membelikan, padahal ini hasil usahanya sendiri,” kata Karoding, saat mendampingi sang anak berbincang dengan Kaltim Post

Saat masih kuliah, Firdha juga memiliki prestasi di bidang seni, dia pernah terbang ke Eropa mewakili Kabupaten Paser memperkenalkan kesenian tari daerah di sana. (jib/kri)