BALIKPAPAN – Maraknya kasus yang melibatkan oknum polisi, mendorong jajaran Direktorat Lalu-Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim terus berbenah. Di antaranya, menggandeng Semesta Academy dengan menggelar Pembinaan dan Pelatihan Motivasi dan Pengendalian Emosi, Rabu (10/11) tadi di Hotel Horison Sagita, Balikpapan. Pelatihan tidak hanya diikuti personel Ditlantas Polda Kaltim, tapi juga jajaran Satlantas dari seluruh Polres yang ada di lingkungan Polda Kaltim. 

Direktur Ditlantas Polda Kaltim, KBP Singgamata, SIK, MH melalui Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kaltim AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, SIK menyebutkan, tugas polisi selalu berhubungan dengan masyarakat, terutama polantas. 

“Sudah menjadi tugas polisi untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Tapi polantas terkadang juga dihadapkan dengan berbagai persoalan,” sebut Andreas, saat pembukaan pelatihan tersebut. 

Harapannya, melalui pelatihan ini, arogansi hingga penyalahgunaan wewenang serta pungli, tidak terjadi lagi. “Anggota harus bisa menahan emosi. Sudah risiko harus menghadapi watak dan perilaku masyarakat yang berbeda-beda,” imbuhnya. Ditambahkannya, kekuatan terbesar yang harus dimiliki setiap anggota polisi adalah kesabaran. 

“Baik kesabaran melalui pikiran, tingkah laku, sampai tutur kata. Semoga,  menyongsong 2022 mendatang, kinerja Ditlantas Polda Kaltim semakin baik dan profesional,” harapnya. 

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kaltim, Kompol Budi Heryawan, S. Sos yang juga ketua panitia kegiatan menyampaikan, sengaja menjalin kerja sama dengan Semesta Academy, agar jajarannya nanti mampu mengelola emosi dan semakin termotivasi dalam menjalankan tugasnya. “Harapannya, polisi semakin dicintai masyarakat,” katanya. 

Pelatihan menghadirkan narasumber Master Trainer Semesta Academy, Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS, yang juga seorang hipnoterapis klinis lulusan Adi W. Gunawan Institute of Mind Technology. Di depan para polisi tersebut, Endro memberikan teknik swaterapi mandiri yang praktis dan cepat, agar bisa menetralisir emosi dan perasaan tidak nyaman. 

Selain itu, hadir juga narasumber Putri Indonesia Kaltim 2018, Cahaya Nur Hikmah, S.S. yang menyampaikan materi tentang total image. Harapannya, dengan materi tersebut, para personel polisi ini semakin prima dan komunikatif ketika berhadapan dengan masyarakat. (*)