Laboratorium tes PCR di Balikpapan bertambah satu. Bertepatan Hari Kesehatan Nasional, lusa (12/11), Labkesda DKK mengoperasikan perangkat untuk melayani pemeriksaan warga yang suspect Covid-19.

 

BALIKPAPAN – Setelah melakukan renovasi Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), perangkat untuk tes polymerase chain reaction (PCR) milik Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan bisa segera beroperasi.

Rencananya peresmian layanan pemeriksaan tes PCR akan berlangsung pada Jumat (12/11), bertepatan Hari Kesehatan Nasional (HKN).

Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty menuturkan, penggunaan alat PCR tentu untuk melayani pemeriksaan masyarakat yang suspect Covid-19.

“Sama seperti lab lainnya, kalau masyarakat dapat rujukan untuk PCR salah satunya bisa ke Labkesda, karena sudah ada alat PCR,” ujarnya.

Dia menambahkan, secara umum nanti pemeriksaan PCR tetap berbayar. Kecuali pemeriksaan suspect yang ditanggung oleh Pemkot Balikpapan. “Berarti nanti Pemkot yang bayarkan biaya pemeriksaan ke Labkesda,” ucapnya. Teknisnya sama seperti lab lain yang sudah bekerja sama dengan Pemkot Balikpapan.

Misalnya laboratorium Klinik Tirta dan RS Dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD). Alat PCR ini berasal dari bantuan Kementerian Kesehatan. “Hasil pemeriksaan juga akan terdaftar dalam PeduliLindungi,” sebutnya. Sebelumnya, pihaknya telah mengajukan permintaan alat PCR.

Setiap tahun pemerintah pusat memberi bantuan melalui dana alokasi khusus (DAK). “Ada menunya untuk pengadaan apa dan kami pilih mesin PCR,” tuturnya. Dia bercerita, alat PCR sudah tiba di Kota Beriman sekitar dua bulan lalu. Namun, memang belum dapat beroperasi karena membutuhkan ruang atau lab khusus.

Sehingga perlu renovasi ruangan di Labkesda agar alat bisa beroperasi. Selanjutnya, DKK mengajukan renovasi gedung Labkesda untuk menambah ruangan PCR. Tepatnya melalui APBD Perubahan 2021. “Ruangan PCR terbagi tiga, kami harus mengubah satu lantai di Labkesda menjadi ruang PCR,” tuturnya.

Saat Pemkot Balikpapan dan DPRD Balikpapan sepakat memberikan anggaran dalam APBD Perubahan, pengerjaan renovasi Labkesda langsung berjalan. Setidaknya pembangunan menghabiskan waktu sekitar satu bulan. Sebagai informasi, saat ini total ada 12 lab PCR di Balikpapan, jumlah ini terbanyak se-Kaltim. (gel/ms/k15)