BALIKPAPAN-Kejuaraan Kota Taekwondo bertajuk Wali Kota Cup kembali digelar di Balikpapan, Sabtu (6/11). Lebih dari 320 taekwondoin ambil bagian pada kejuaraan yang mengambil tempat di atrium Plaza Balikpapan ini.

Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Balikpapan Andi Arif Agung mengatakan, ada tiga kategori yang dipertandingkan pada kejuaraan kali ini. Mulai dari pra kadet, kadet hingga junior untuk kyorugi dan poomsae.

“Ada 320 lebih atlet dari 37 ranting se-Balikpapan yang ambil bagian pada kejuaraan ini,” kata dia di sela pelaksanaan Wali Kota Cup.

Kejuaraan taekwondo ini, kata Andi Arif memang sudah jadi agenda tahunana Pengkot TI Balikpapan. “Kalau kondisi normal tidak ada pandemi, biasanya peserta bisa sampai 600 lebih,” ujar laki-laki yang juga anggota DPRD Balikpapan ini.

Hanya saja, dia mengaku panitia memang membatasi jumlah peserta. Hal ini, juga sudah sesuai dengan masukan dari Satgas Covid-19 Kota Balikpapan.

Tak memainkan kelas senior, Andi Arif mengaku punya alasan sendiri. Saat ini Pengkot TI Balikpapan disebut dia memang fokus dalam pembinaan atlet junior.

Di sisi lain, sebelumnya taekwondoin junior Kota Beriman sudah menjalani persiapan untuk berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim di Kabupaten Paser. Sayang, belakangan tersiar kabar Popda Kaltim di tunda.

“Jadi sementara ini persiapan juga kita hentikan dulu sampai ada kejelasan lagi soal Popda,” imbuh Andi Arif.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan Doortje Marpaung mengapresiasi kejuaraan taekwondo Wali Kota Cup ini. Dia berharap, atlet junior yang ambil bagian pada kejuaraan ini bisa berprestasi pada masa yang akan datang.

“Pasti kita berharap ada taekwondoin asal Balikpapan yang bisa berprestasi di level regional, nasional bahkan internasional,” ungkap dia. (hul)