Pasangan sehidup semati Vanessa Angel dan Febri ”Bibi” Ardiansyah dimakamkan di Taman Makam Islam Malaka, Jakarta Selatan, (5/11). Sekitar pukul 09.00, jenazah keduanya tiba di tempat peristirahatan terakhir. Acara pemakaman berlangsung lancar dan penuh haru di bawah rintik gerimis. Isak tangis keluarga serta kerabat melepas kepergian Vanessa dan Bibi.

Warga sekitar turut berbondong-bondong menyaksikan dua peti jenazah itu masuk ke satu lubang liang lahad. Sejumlah rekan artis terlihat ikut hadir di pemakaman. Di antaranya, Billy Syahputra, Tya Ariestya, dan Tantri Kotak.

Di mata para sahabat, Vanessa dan Bibi dikenal baik dan ramah. ”Teman-teman yang lain juga tahu bagaimana humble-nya mereka,” kata Maharani Kemala. ”Mereka berjuang untuk keluarga. Pasangan artis yang patut dicontoh,” timpal Shandy Purnamasari. Maharani dan Shandy adalah dua pengusaha perempuan di balik kesuksesan gurita bisnis kosmetik MS Glow yang merupakan karib Vanessa.

Ayah Bibi, Faisal, mengungkapkan ganjalan terbesarnya. Dia menyesal tidak sempat bertemu dengan anak dan menantunya untuk kali terakhir. Padahal, biasanya dia rutin menjenguk keluarga kecil tersebut seminggu sekali di rumah mereka.

”Sangat menyesal, kenapa saya nggak datang kayak emaknya (istrinya, Red) yang kadang dua hari sekali,” ujar Faisal. Dia merasa kecolongan karena Bibi bepergian jauh membawa cucunya tersebut lewat jalur darat. ”Kalau ketemu, pasti saya larang bawa mobil. Saya suruh naik pesawat,” tuturnya.

Meski begitu, Faisal tetap berbesar hati menerima takdir tersebut. Dia juga menyampaikan kondisi putra Bibi dan Vanessa, Gala Sky Ardiansyah, yang hingga kemarin sore dirawat di RS Bhayangkara Nganjuk. Kondisinya terbilang stabil setelah dilakukan pemeriksaan lebih dalam. Meski, terdapat memar di bagian mata kirinya. ”Fit sih, sehat. Udah di-CT scan dan segala macam, nggak ada masalah. Cuma bengkak itu aja,” jelas Faisal.

Balita 15 bulan itu ditemani pihak keluarga dan kerabat. Pihaknya juga belum bisa memastikan kapan Gala akan pulang ke Jakarta. Menurut Doddy, ayah Vanessa, pihaknya menunggu izin dari rumah sakit. ”Rencananya, entah malam ini atau besok (hari ini). Nanti kita tunggu aja,” katanya.

Kedua keluarga besar sepakat bakal membesarkan Gala. Faisal menyatakan bahwa kehadiran Gala merupakan penguat, penghibur, sekaligus obat rindu terhadap anak dan menantunya. Meski begitu, dia tidak menutup pintu untuk kerabat yang ke depannya ingin berpartisipasi membantunya membesarkan Gala. ”Sedapat mungkin dibantu saja. Soalnya, kami sudah kehilangan. Jadinya, Gala itu seperti pengganti,” tutur Faisal.

Disinggung tentang penyebab kecelakaan, Faisal menjelaskan bahwa Tubagus Joddy yang mengemudikan mobil itu sudah bekerja bersama Bibi selama dua tahun. Selama dalam pantauannya, Joddy tidak pernah membawa mobil dengan kecepatan tinggi. Faisal tidak mau menyalahkan Joddy sebagai penyebab kecelakaan tunggal di Km 672 tol Nganjuk arah Surabaya pada Kamis (4/11) siang. Dia menyerahkan masalah tersebut kepada polisi. ”Karena hasil penyelidikan kan di tangan polisi,” tandasnya. (shf/c14/ayi)