MEXICO CITY – Formula 1 (F1) musim ini memasuki fase krusial. Sebab, di sisa lima race, selisih poin antara pembalap Red Bull Max Verstappen dan jagoan Mercedes Lewis Hamilton sangat tipis. Keduanya hanya terpisah 12 poin (287,5 poin berbanding 275,5 poin). Ketegangan dimulai pada GP Meksiko pada Senin (8/11).

Apalagi, balapan yang digelar di Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City, itu termasuk triple-header. Yakni, bergulirnya tiga balapan beruntung dengan jeda hanya satu pekan. Dua balapan selanjutnya adalah GP Brasil di sirkuit Interlagos, Sao Paulo (15/11) dan GP Qatar di sirkuit internasional Losail (21/11).

Untuk GP Meksiko Senin mendatang, Verstappen memiliki modal lebih baik ketimbang Hamilton. Itu merujuk kepada hasil yang diraihnya dalam tiga edisi terakhir. Ya, Mad Max--julukan Verstappen--jadi yang terbaik pada 2017 dan 2018. Setahun berselang, dia meraih pole position pada kualifikasi meski Hamilton yang juara. Sedangkan tahun lalu, GP Meksiko dibatalkan karena pandemi COVID-19 yang masih menggila.

"Aku tahu triple-header bakal sangat menguras energi. Tetapi, memori indah di Meksiko sebelumnya membuatku optimistis bisa melakukannya (kemenangan ketiga, Red). Fokusku adalah mengamankan (kemenangan, Red) di GP Meksiko dan GP Brasil," papar Verstappen seperti dilansir ESPN.

Keunggulan itu bahkan diakui partner Hamilton di Mercedes, Valtteri Bottas. Menurut dia, Verstappen memiliki peluang sedikit lebih besar daripada Hamilton. Meski, secara pengalaman mengatasi tekanan, Hamilton jauh lebih baik ketimbang Verstappen.

Pembalap asal Finlandia itu juga menyebut bahwa situasi di Autodromo Hermanos Rodriguez bisa mereduksi jarak Verstappen dan Hamilton. Ya, sirkuit sepanjang 4.304 km itu terletak 2.000 meter di atas permukaan laut. Itu bisa mempengaruhi performa mesin karena suhu udara menjadi 25 persen lebih rendah dari biasanya. Faktor inilah yang membantu Verstappen menang pada 2017 dan 2018. Tetapi, dengan perbaikan mesin yang sudah dilakukan Mercedes tahun ini, hal itu juga bisa jadi kartu truf mereka memenangi balapan, atau setidaknya memangkas jarak dengan Verstappen.

"Kami biasanya kesulitan di Meksiko. Tetapi, kami juga banyak berbenah setelah kemenangan itu (Hamilton menang 2019, Red) dan akan menerapkan strategi serupa (untuk balapan Senin mendatang, Red)" ujar Bottas. (io/bas)