BALIKPAPAN- Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Kilometer 8, Batu Ampar mengalami kebocoran, Rabu (3/11). Kejadian tersebut menyebabkan pasokan air bersih mengalami gangguan. Direktur Teknik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, Arief Purnawarman mengatakan, karena kerusakan ini bersifat darurat maka segera dilaksanakan perbaikan.

"Perbaikan kami laksanakan sejak Rabu 3 November, dari pukul 22.00 Wita. Soal rampungnya, lebih cepat lebih baik," ujarnya. Dengan adanya perbaikan ini, katanya, pelayanan distribusi air Kota Balikpapan dari jalur produksi IPAM Km. 8 Batu Ampar terganggu. Jika mengalir kemungkinan air sementara tidak jernih.

Pihaknya menyampaikan, permohonan maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini, terutama kepada pelanggan yang daerahnya lebih dahulu mengalami tekanan distribusi yang kecil, bahkan tidak mengalir lebih dahulu. “Kepada pelanggan juga diingatkan apabila perbaikan sudah selesai, proses normalisasi kembalinya air ke rumah pelanggan membutuhkan waktu dan jarak, bergantung jauh dekat, tinggi rendah rumah pelanggan itu sendiri. Sehingga sangat membutuhkan waktu,” katanya.

Sementara itu, Imam salah satu warga Gunung Empat, mengatakan, Rabu (3/11) malam air PDAM tidak mengalir. Kemudian, pagi, sudah sempat mengalir hanya saja airnya masih keruh. “Sampai siang, air posisi mengalir, namun masih keruh,” tuturnya. (aji/ms/k15)