Seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tertinggi (JPT) pratama tahun ini di lingkungan Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu) masuk tahap akhir, yakni sesi pemaparan makalah dan wawancara dengan panitia seleksi (pansel).

 

SAMARINDA–Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mahulu Stephanus Madang selaku ketua tim pansel terbuka menyampaikan, panitia menyeleksi calon penjabat tinggi pratama di posisi Eselon II B di Majesty Meeting Room, Lantai 17, Hotel Aston, Senin (1/11).  

Stephanus mengharapkan yang sudah diamanatkan dalam aturan kepegawaian dapat diikuti bagi yang memenuhi syarat dan memiliki potensi meningkatkan karier ke depannya. “Masuk tahapan kelima yang dilewati dalam proses seleksi, mudah-mudahan hasilnya sesuai harapan, serta dapat menjawab kebutuhan di daerah. Terutama untuk mengisi dua jabatan,” ungkapnya. “Siapa pun pejabat yang berminat dan memiliki kualifikasi memenuhi persyaratan, bukan lagi hak tetapi diwajibkan untuk mengikuti, karena itu bagian dari pembinaan karier untuk ke depannya. Jadi jangan merasa ada persyaratan yang susah dipenuhi mundur duluan, jangan. Jangan menahan diri untuk mendaftar, karena nanti ada pertimbangan khusus. Itu yang perlu dipahami teman-teman di OPD yang bersedia ikut, katakanlah kompetisi dalam proses seleksi,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mahulu Wenefrida Kayang, seleksi terbuka JPT pratama dilaksanakan untuk mengisi dua jabatan yang lowong di Pemkab Mahulu, yakni di Dinas Perhubungan dan Dinas Pendidikan. “Dua jabatan lowong karena pejabat sebelumnya sudah memasuki batas usia pensiun (BUP), untuk itu dilaksanakan seleksi terbuka,” jelasnya. Kemudian, kepala BKPP menerangkan, peserta yang mengikuti seleksi ada lima orang. Sebelumnya peserta yang menyerahkan berkas ada enam, Dishub ada tiga, dan Disdik pun tiga orang, tetapi setelah pelaksanaan administrasi, satu dinyatakan gugur. “Total pelamar jabatan yang hendak dilelang lima orang, untuk jabatan kepala Disdik dua pelamar yang lolos seleksi administrasi, untuk Dishub tiga yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Satu orang yang gugur belum selesai melaksanakan Diklat Pim III, dan tidak bisa melampirkan sertifikat, sehingga secara administrasi gugur,” terangnya.

JPT Pratama sempat terjadi perpanjangan masa pendaftaran karena jumlah pelamar tidak mencukupi sesuai dengan SE Menpan No 52/2020 tentang Pelaksanaan Pengisian JPT secara Terbuka dan Kompetitif di lingkungan instansi Pemerintah Dalam Kondisi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19. “Sudah di tahap pemaparan makalah dan wawancara. Sebelumnya ada seleksi administrasi, seleksi asesmen dan penulisan makalah, kemudian terakhir pemaparan makalah dan wawancara,” tegasnya.

BKPP juga sudah mempersiapkan fasilitas pendukung dalam penunjang kegiatan tersebut. Alasan digelar di luar Mahulu karena tim asesmen dilaksanakan tim BKD Kaltim yang sudah terakreditasi. Serta tempat pelaksanaan sudah sesuai fasilitasnya yang lengkap dan memadai,” tegasnya. (hms/dra/k8)