Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyampaikan permintaan maaf kepada publik usai terjadi peristiwa oknum Polantas meminta sekarung bawang kepada sopir truk. Dia menilai perbuatan oknum anggota polisi tersebut tidak seharusnya terjadi.

“Atas nama Dirlantas Polda Metro Jaya, saya meminta maaf apabila masih ada perilaku anggota kami yang melukai hati masyarakat,” kata Sambodo kepada wartawan, Kamis (4/11). Sambodo mengatakan, pihaknya menyesalkan terjadi peristiwa seperti ini. Dia meminta kepada masyarakat agar tidak segan melaporkan jika menemukan oknum nakal saat proses penilangan. 

“Silakan laporkan apabila masih ada anggota saya masih melakukan hal-hal yang tercela,” jelas Sambodo. Sebelumnya, aksi nakal diduga dilakukan oleh oknum anggota polisi lalu lintas (Polantas) berinisial Aiptu PDH. Dia diduga meminta satu karung bawang terhadap sopir truk yang terkena razia. Satu karung bawang ini sebagai ganti dari tilang yang diberikan.

Peristiwa ini sempat direkam oleh sang sopir. Videonya kemudian viral di media sosial dan diunggah oleh akun Twitter @Pasifisstate. Pengunggah menyebut peristiwa ini terjadi di kawasan Tangerang, Banten. 

“Tiada uang, bawangpun jadi,” tulis akun @Pasifisstate dalam unggahannya. Dalam video sopir menceritakan jika ditilang oleh anggota Polantas. Dia awalnya memberikan uang Rp 100 ribu sebagai pembayaran tilang, namun ditolak oleh petugas.

“Sebelumnya aku minta maaf bos, aku kena tilang tapi dimintain bawang satu karung, tuh bos polisi. Tolong rekan-rekan bantu kondisinya ya. Nih saya dimintain satu karung bawang, diberi uang Rp 100 ribu tidak mau, mintanya satu karung bawang,” kata sopir dalam video.

DIPECAT

Anggota Satlantas Polres Bandara Soekarno Hatta, Aiptu PDH akhirnya dicopot dari jabatannya. Keputusan ini diambil setelah Aiptu PDH meminta sekarung bawang kepada sopir truk yang ditilang. “Yang bersangkutan sudah dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polda Metro dan langsung dicabut, ditarik, dan dipindahtugaskan ke Bintara Yanma Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (3/11).

Yusri mengatakan, oknum polisi tersebut diduga telah membuat pelanggaran dengan melalukan pungutan liar (pungli) saat. Tindakannya meminta sekarung bawang tidak bisa dibenarkan. 

“Yang terjadi adalah pelanggaran yang dibuat petugas dengan menerima (bawang), jadi pelanggaran lalu lintas tidak dilakukan penilangan, tapi ditukar dengan satu karung bawang putih,” jelasnya.

Sebelumnya, aksi nakal diduga dilakukan oleh oknum anggota polisi lalu lintas (polantas) di Bandara Soekarno Hatta. Dia diduga meminta satu karung bawang terhadap sopir truk yang terkena razia sebagai ganti dari tilang yang diberikan. (jpc)