’’Nama saya Cleo.’’ Kalimat itu meluncur dari bibir Cleo Smith. Balita yang masih berusia 4 tahun itu hilang 18 hari lalu ketika keluarganya tengah berkemah. Kemarin sekitar pukul 12.46 waktu setempat, Cleo ditemukan dalam kondisi sehat. Dia berada di dalam kamar yang terkunci di rumah kumuh yang terletak di Carnarvon, Brockman, Australia Barat. Itu adalah kota yang sama tempat orang tua Cleo tinggal, jaraknya hanya beberapa kilometer saja.

’’Saya menanyai namanya tiga kali sebelum dia akhirnya menjawab,’’ ujar Detektif Cameron Blaine, salah satu dari 4 penyelamat yang memasuki rumah kosong tersebut seperti dikutip Agence France-Presse.

Seorang pria 36 tahun diamankan. Polisi menyatakan bahwa saat ini masih tahap penyelidikan. Mereka menjelaskan jika penculikan Cleo mungkin tidak disengaja. Pria yang terduga pelaku itu tidak pernah memiliki riwayat pelecehan seksual.

’’Keluarga kami utuh kembali,’’ unggah Ellie, ibu Cleo, di akun Facebook miliknya. Unggahan itu dibanjiri oleh ucapan selamat. Kota kecil Carnarvon yang biasanya lenggang kini juga dipenuhi dengan balon pink di sepanjang jalan. Isinya ucapan selamat datang untuk menyambut kedatangan Cleo.

Kasus Cleo memang bukan hal biasa. Sebab biasanya semakin lama anak yang hilang ditemukan, maka semakin kecil peluang dia kembali dalam kondisi hidup. Per tahun ada sekitar 25 ribu remaja dan anak-anak yang hilang di Australia. Tidak semuanya bisa ditemukan dalam kondisi seperti Cleo. ’’Kasus (seperti Cleo) sangat jarang terjadi,’’ ujar Wakil Komisioner Polisis Kolonel Blanch.

Keluarga Cleo berkemah di perkemahan yang populer di Australia Barat 16 Oktober lalu. Namanya Quobba Blowholes. Dia pergi bersama Ellie, ayah angkatnya Jake Gliddon dan adiknya. Dia terakhir terlihat keesokan harinya pukul 01.30 ketika meminta air pada ibunya. Begitu pagi menjelang, Cleo sudah tidak berada di dalam tenda.

Pencarian Cleo melibatkan setidaknya 100 aparat. Sebanyak 110 orang yang ada di perkemahan diwawancarai oleh polisi. Jejak para predator seksual dan pelaku kejahatan di area tersebut juga ditelusuri. Polisi bahkan sempat memberikan tawaran hadiah AUD 1 juta atau setara Rp 10,6 miliar untuk informasi tentang keberadaan Cleo. (sha/bay)