BALIKPAPAN- Penyesuaian tarif angkutan kota (angkot) bakal diterapkan menyusul isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Adapun, rencana kenaikan tarif sekitar Rp 1.000 di setiap trayek.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, usulan kenaikan itu sudah tertuang dalam rencana penyesuaian tarif angkot. “Tadi malam, sudah saya tanda tangani agar Dinas Perhubungan segera membahas besaran kenaikan tarifnya. Untuk kenaikannya, kita mengambil di tengah-tengahnya, sekitar seribu rupiah,” ujar Rahmad, Rabu (3/11).

Menurutnya, penyesuaian harga ini dilakukan untuk menindaklanjuti rencana kenaikan harga jual BBM oleh Pertamina. “Memang kita harus fair juga. Kalau bicara minyak industri itu ‘kan harganya fluktuatif, bisa naik bisa turun per 15 hari, ada perubahan harga,” katanya.

Ia menjelaskan, dirinya telah memandatkan kepada Dinas Perhubungan Kota Balikpapan akan segera melakukan pembahasan terkait rencana kenaikan tarif angkot ini. Pembahasan ini akan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk juga Organda yang menaungi pelaku usaha angkot di Kota Balikpapan.

Dalam menentukan besaran kenaikan tarif ini, pihaknya mengambil jalan tengah sehingga tidak memberatkan masyarakat selaku konsumen. “Hal ini sudah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan bersama Organda. Nanti kita akan ambil harga di tengah-tengahnya supaya juga masyarakat tidak dirugikan dengan kenaikan ini,” jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, saat ini, sebagian besar angkot tidak lagi menggunakan bahan bakar premium, tapi bahan bakar pertalite. “Isunya akan ada kenaikan harga. Saat ini, kami masih menyusun penyesuaian tarif angkot yang ada di Kota Balikpapan,” katanya.

Ia menjelaskan, rencananya pemerintah secepatnya melakukan penyesuaian tarif angkot melalui Surat Keputusan Wali Kota Balikpapan. Dia mengatakan, untuk penyesuaian tarif angkot tidak melihat jauh dekat, tapi akan dilakukan sesuai trayek. Pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Organda.

Namun hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari pihak Pertamina terkait besaran kenaikan harga BBM yang akan diberlakukan di Kota Balikpapan. Adapun, saat ini, tarif angkot kisaran terendah dari Rp 3.500 hingga Rp 5.000 di setiap trayek. (aji/ms/k15)