LAS VEGAS - Duel unifikasi juara dunia kelas menengah super akan berlangsung Minggu (7/11) mendatang di MGM Grand Las Vegas. Juara dunia versi WBA, WBC, dan WBO Canelo Alvarez punya mimpi mencaplok satu sabuk juara versi IBF yang saat ini masih dikuasai Caleb Plant. Dengan kecepatan dan kemampuan bertahan yang dia miliki, Plant punya peluang memberi Alvarez kekalahan kedua sepanjang karir. Namun, petinju asal Amerika Serikat (AS) tersebut butuh bekerja lebih keras.

Petinju AS Shawn Porter, menyebut Plant butuh lebih dari sekadar kecepatan di atas ring untuk menaklukkan Alvarez yang terkenal dengan pukulan kerasnya ke arah wajah. Petinju Meksiko itu sejauh ini mengumpulkan 38 kemenangan KO dari total 56 kemenangan yang dia miliki.

"Dia juga harus memaksimalkan kekuatan pukulannya. Aku tahu Plant punya hal itu tapi dia jarang menggunakannya," ucap Porter dilansir Boxing247. "Menurutku, jika ada orang yang mampu menaklukkan Canelo saat ini itu adalah Plant," tambah mantan juara dunia kelas welter tersebut.

Canelo sejauh ini punya rekor 56 menang (38 KO), sekali kalah, dan dua kali draw. Terakhir petinju Meksiko itu naik ring adalah Mei lalu melawan Billy Joe Saunders. Saat itu, petinju 31 tahun tersebut menang KO di ronde delapan setelah menghajar Saunders dengan pukulan keras ke arah wajah.

Canelo sendiri sudah berkoar akan mematahkan rahang Plant di laga ini. Menanggapi hal itu, Plant menyebut Canelo terlalu banyak bicara. Petinju 29 tahun yang sampai saat ini punya rekor sempurna dengan tak terkalahkan di 21 laga (12 KO) itu menantang Canelo membuktikannya pada laga akhir pekan ini.

"Itu cuma kata-kata. Coba saja buktikan kalau bisa pada 7 November nanti. Bagiku dia hanya satu dari sekian banyak lawan yang aku hadapi di olahraga ini. Tidak ada yang istimewa," ucap Plant dikutip ESPN.

Plant selama ini petinju yang lebih suka menggunakan gaya bertahan dengan mengandalkan kecepatan yang dia miliki. Di lain sisi, Canelo adalah petarung yang suka meladeni lawan dengan jarak dekat untuk bisa menyelesaikan laga secepat mungkin dengan kemenangan KO.

Porter memprediksi, Plant bisa bertahan di duel lawan Canelo jika mampu terus disiplin menjaga jarak dari pukulan maut Canelo. Namun, jika gagal melakukannya, Canelo bisa saja sudah menang KO di ronde delapan atau sembilan.

"Karena itu, Plant butuh mengeluarkan pukulan kerasnya. Dia mungkin bisa bertahan selama 12 ronde. Tapi, untuk bisa menang angka itu perkara lain. Dengan agresivitas yang dimiliki Canelo, juri bisa saja memberikan kemenangan angka untuk Canelo di setiap ronde," ucap Porter. (irr/dra)