PRODUSEN hoaks cukup gemar mengolah informasi palsu berbau agama dan diunggah berulang-ulang. Misalnya, kabar menyesatkan tentang pemuda yang menjadi delegasi mewakili Indonesia dalam Olimpiade Tahfiz Al-Qur’an tingkat dunia pada Oktober ini. Katanya, pemuda asal Nusa Tenggara Barat (NTB) berangkat mengikuti lomba tanpa dukungan pemerintah.

Di negeri yg mayoritas Muslim ttp tdk ada dukungan dari pemerintah. Semoga Ananda Khairurrazak Alhafizi dimudahkan dan diberkahi perjalanannya yg mulia tsb,” tulis akun Facebook Arik S. Wartono pada 20 Oktober 2021. Keterangan tersebut melengkapi gambar hasil capture yang memperlihatkan seorang remaja berjalan menenteng koper.

Gambar tersebut juga berisi tulisan yang menerangkan anak itu berangkat menuju Kota Makkah untuk mengikuti Olimpiade Tahfiz Al-Qur’an tingkat dunia pada Oktober. ”Tetap semangat Dek walaupun tak di lepas di istana negara layaknya para atlet2 olah raga serta tak di liput khalayak ramai media.” Begitu penggalan pada tulisan di gambar tersebut (bit.ly/TakDidukungRI).

Saat ditelusuri, tidak ada informasi resmi tentang penyelenggaraan Olimpiade Tahfiz Al-Qur’an tingkat dunia pada Oktober ini. Justru ditemukan pernyataan dari Gubernur NTB Zulkieflimansyah melalui akun Instagram-nya pada 21 Oktober 2021. ”Khairurrazzaq Al-Hafizi adalah kontingen NTB yg sedang mengikuti STQ Tingkat Nasional di Maluku Utara saat ini. Ananda Khairurrazak tidak sedang mengikuti kejuaraan dunia sebagaimana disampaikan oleh status di bawah ini.” Begitu penggalan pernyataan Gubernur Zulkieflimansyah. STQ atau seleksi tilawatil Qur’an adalah perlombaan sebagian cabang pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Dia menambahkan, kontingen NTB dilepas secara resmi oleh pemerintah daerah serta didampingi pemda di bawah pimpinan asisten I di Maluku Utara. Anda dapat membacanya di bit.ly/IkutSTQNasional.

Situs resmi Kementerian Agama juga merilis nama-nama finalis Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26 di Maluku Utara itu. Tercantum nama L Muh Khairurrazzaq Al-Hafizi dari NTB dalam kategori hafalan 30 juz Al-Qur’an. Keterangan itu memperkuat bahwa Khairurrazzaq Al-Hafizi tidak berangkat ke luar negeri untuk mengikuti perlombaan tingkat dunia. Anda dapat membacanya di bit.ly/PesertaSTQ.

Penelusuran lainnya, Khairurrazzaq Al-Hafizi memang pernah mengikuti lomba tahfiz Al-Qur’an tingkat dunia di Arab Saudi. Pelaksanaannya pada 2017, bukan 2021. Saat mengikuti perlombaan tingkat dunia tersebut, pemuda asal Desa Kerongkong, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, itu berhasil masuk 10 besar dengan menduduki peringkat ketujuh. Anda dapat membacanya di bit.ly/Masuk10Besar. (zam/c19/jun/luc/k16)

 

FAKTA

Khairurrazzaq Al-Hafizi sedang mengikuti STQH di Maluku Utara pada Oktober 2021. Bukan mengikuti Olimpiade Tahfiz Al-Qur’an di Makkah. Dia berangkat mengikuti STQH mewakili Provinsi NTB dan keberangkatannya dilepas secara resmi oleh pemerintah setempat.