SEOUL – Lee Jae-yong kembali berurusan dengan hukum. Pengadilan Distrik Pusat Seoul, Korea Selatan (Korsel), kemarin (26/10) menyatakan pewaris Samsung itu bersalah karena menggunakan propofol secara ilegal. Itu adalah obat yang biasa dipakai sebagai anestesi.

Lee dijatuhi denda KRW 70 juta atau setara Rp 848,7 juta. Itu hanya 0,0006 persen dari total kekayaannya yang diperkirakan mencapai Rp 144,27 triliun. Wakil ketua di Samsung Electronics tersebut merupakan orang terkaya ke-238 di dunia versi majalah Forbes.

Agence France-Presse mengungkapkan, Lee memakai propofol puluhan kali selama 2015–2020. Dia melakukannya di klinik bedah plastik di Seoul dengan alasan perawatan kulit. Propofol memang berfungsi sebagai obat penenang untuk bedah. Namun, ia kerap disalahgunakan untuk rekreasional. Contohnya, pada kematian Michael Jackson 2009 lalu. Dia overdosis propofol. 

Di Korsel, itu sejatinya pelanggaran ringan. Pada banyak kasus, biasanya pelaku didenda tanpa diadili di meja hijau. Awalnya, jaksa hanya menuntutnya untuk membayar denda KRW 50 juta (Rp 606,2 juta). Namun, pengadilan menolak dan meminta ada proses persidangan.

”Dosis yang disuntikkan sangat tinggi dan sifat kejahatan yang dilakukan tidak ringan, mengingat tanggung jawab sosial yang dipikul terdakwa,” ujar hakim Jang Young-chae, seperti dikutip Yonhap.

Yang meringankan Lee adalah karena dia mengakuinya dan belum pernah dihukum atas kejahatan serupa. Young-chae pun meminta Lee agar berperilaku baik dan tidak membuat anak-anaknya malu.

Lee kemarin hadir di pengadilan dan memilih tutup mulut. Awal bulan ini, saat persidangan baru digelar, dia bersikukuh bahwa suntikan itu untuk alasan medis. Pengacara Lee juga mengklaim kliennya memakai propofol untuk mengatasi tekanan psikologis, karena sang ayah kala itu dirawat di rumah sakit. Selain itu, Lee terjerat kasus penyuapan yang melibatkan mantan presiden Korsel Park Geun-hye.

Meski denda yang dijatuhkan kepada Lee tidak seberapa, kasus tersebut ikut mencoreng Samsung. Dia baru dibebaskan dua tahun lalu karena skandal penyuapan. Dia mendekam di penjara selama 20 bulan.(sha/c18/bay/far/k16)