SAMARINDA - Pusat Unggulan Ipteks Perguruan Tinggi Obat dan Kosmetik dari Hutan Tropika Lembap dan Lingkungannya (PUI-PT OKTAL ) dan Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mulawarman, menggelar konferensi internasional pertama bertema Natural Products from Tropical Rainforest, Sustainable Development, and Environmental Studies, Kamis (28 Oktober 2021).

Konferensi internasional pertama ini menghadirkan narasumber utama adalah Dalia B. Kirschbaum (NASA Goddard Space Flight Center, Maryland, US), Koji Kawamura (Osaka Institute of Technology, Japan), Apichart Suksamrarn (Ramkhamkhaeng University, Thailand), Marcel Silvius (Global Green Growth Institute (GGGI)). Dalam konferensi ini dipimpin oleh moderator Dr. Anton Rahmadi.

Turut dalam pembukaan konferensi internasional ini oleh pidato dari Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si. Ketua Panitia konferensi internasional, Dr. Yohanes Budi Sulistioadi dalam sambutannya menjelaskan sumbernya daya alam terbarukan adalah sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia, khususnya Kalimantan Timur yang memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat.

"Sumber daya alam saat ini sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan. Dan sumber daya alam belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan dan keberlanjutan bagi kehidupan masyarakat lokal," katanya dalam rilis Humas LP2M Unmul. Dr Yohanes menambahkan saat ini lingkungan juga menerima beban pencemaran yang tinggi akibat penggunaan sumber daya alam dan kegiatan manusia lainnya yang tidak memperhatikan pelestarian lingkungan.

"Pembukaan lahan besar-besaran untuk pertambangan dan perkebunan, serta kebakaran hutan sepanjang tahun. Ini adalah ancaman serius, terutama di Kalimantan Timur,” jelasnya. (myn)