Pembelajaran tata muka di sekolah telah berjalan lancar sejauh ini. Jika status PPKM turun ke level 1, kuota pelajar yang mengikuti PTM bakal ditambah.

 

BALIKPAPAN- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan memastikan vaksinasi pelajar tingkat SMP sudah mencapai 100 persen. Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin mengatakan, vaksinasi bagi pelajar dapat terlaksana berkat dukungan dari berbagai pihak.

"Alhamdulillah berkat dukungan Akabri angkatan 90, semua pelajar yang sudah divaksin yang awalnya mencapai 78 persen, kini sudah 100 persen," kata Muhaimin, Rabu (27/10).

Ia menjelaskan, tinggal beberapa pelajar SMP yang belum divaksinasi, karena belum 12 tahun. Pelajar tersebut memiliki penyakit comorbid, serta belum ada orangtua yang menginginkan anaknya divaksinasi.

"Tim akan melakukan komunikasi dan menyemangati orangtua yang belum melaksanakan vaksinasi bagi anak mereka. Hal ini bertujuan, agar anak mereka segera divaksin, agar belajar di sekolah aman dari Covid-19," katanya.

Muhaimin menegaskan, pembelajaran tata muka (PTM) di sekolah telah berjalan lancar sejauh ini. Pelajar yang mengikuti PTM sesuai aturan maksimal mencapai 50 persen dari kapasitas kelas.

"Alhamdulillah dua pekan tidak ada klaster di sekolah. Tentunya diharapkan vaksinasi ini akan menjadikan semangat pelajar untuk melaksanakan PTM terbatas,” ungkapnya. Muhaimin menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan penambahan jumlah murid pada pelaksanaan PTM terbatas ini.

Penambahan jumlah murid pada PTM dapat dilakukan apabila status PPKM Kota Balikpapan turun level dari 2 menjadi level 1. Selanjutnya, dilakukan evaluasi untuk menambah jumlah murid di PTM terbatas.

“Mudah-mudahan minggu depan Kota Balikpapan akan turun ke level 1. Sehingga akan dilakukan evaluasi apakah tetap 50 persen, atau ditambah jumlah muridnya pada pelaksanaan PTM terbatas,” pungkasnya. (aji/ms/k15)