BALIKPAPAN – Balikpapan berhasil turun ke PPKM Level 2 sejak 5 Oktober. Ini membuat dampak positif kepada Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan. Berdasarkan data 5-17 Oktober terjadi peningkatan jumlah penumpang yang beredar di bandara tersebut.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan Rika K N Danakusuma mengatakan, tercatat total sebanyak 105.749 penumpang dalam kurun waktu tersebut. Rata-rata 8.135 penumpang per hari. Jika dibandingkan bulan sebelumnya pada periode yang sama, Bandara SAMS Sepinggan hanya melayani 76.244 penumpang.

Itu setara rata-rata 5.825 per hari. “Artinya, terjadi pertumbuhan pergerakan sekitar 39 persen. Pertumbuhan penumpang yang terjadi saat ini salah satunya disebabkan karena penurunan level PPKM di Balikpapan,” ungkapnya. Seperti diketahui pada bulan lalu, Balikpapan masih berstatus PPKM Level 4.

Namun sekarang telah menurun menjadi level 2. Rika menambahkan, penurunan status PPKM ini mulai terlihat berdampak. Salah satunya pada persyaratan perjalanan, khusus transportasi udara. Meski begitu, aturan penerbangan dengan tujuan dari dan ke Jawa dan Bali atau PPKM Level 3 dan 4 memang masih harus menggunakan RT-PCR.

Walau penumpang sudah mendapat vaksinasi dosis kedua, dan wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi. Ini merujuk kepada SE Kementerian Perhubungan Nomor 62 dan Nomor 70. Kemudian ada sedikit perubahan untuk penerbangan di luar tujuan Jawa dan Bali atau PPKM Level 3 dan 4.

“Yakni dapat menggunakan RT-Antigen dengan catatan sudah divaksinasi dosis kedua untuk tujuan wilayah PPKM Level 1 dan 2,” jelasnya. Rika menjelaskan, pihaknya telah melakukan persiapan dalam upaya mengurai kerumunan dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya, tersedia layanan validasi dokumen kesehatan mandiri yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi. Saat penumpang akan masuk ke bandara, petugas telah melakukan pemeriksaan suhu tubuh baik secara manual maupun menggunakan thermal scanner.

“Serta area yang rawan terjadi kerumunan kami telah memasang tanda untuk menjaga jarak, petugas kami senantiasa memonitor agar protokol kesehatan sesuai aturan,” bebernya. Dia mengimbau, bagi penumpang yang akan melakukan penerbangan agar dapat mematuhi protokol kesehatan.

Terutama memastikan persyaratan rute tujuan agar sesuai dengan persyaratan. Jangan takut untuk terbang lagi karena bandara memiliki protokol kesehatan yang baik. “Apalagi persyaratan dokumen kesehatan untuk memastikan seluruh penumpang bebas dari Covid-19,” tuturnya. (gel/ms/k15)