BALIKPAPAN-Klinik Fajar Farma di Jalan Indrakila, RT 4, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara dibobol maling.

Sumiran, petugas kebersihan klinik jadi orang pertama yang menyadari klinik dibobol maling pada Sabtu (23/10) pagi, sekira jam 08.30 Wita. Saat itu Sumiran hendak melakukan aktifitas bersih-bersih seperti hari biasa.

Namun Sumiran menemukan ada yang janggal. Ia mendapati kunci rolling door dalam keadaan rusak seperti dicongkel. Kemudian lampu teras sudah dalam keadaan tidak menyala. 

Mendapati ada yang janggal, Sumiran lantas melaporkan temuan tersebut kepada atasannya, yang kemudian ditindaklanjuti dengan laporan kepada pihak kepolisian. 

Petugas kepolisian yang mendapat laporan langsung melakukan olah tempat kejadian. Sejumlah ruangan di dalam klinik dan apotek tersebut tampak berantakan. Hampir semua pintu ruangan yang tadinya terkunci juga mengalami kerusakan.

Penanggung jawab Klinik dan Apotek Fajar Farma Dr Sisca mengatakan, pihaknya baru masuk klinik setelah ada pihak kepolisian dating.

"Setelah dibuka gerbangnya, kunci pintu utama dicongkel, pintu ruang apotek dibongkar, ruang rekam medis dibongkar, ruang praktik kebidanan dibongkar dan ruang gudang di bongkar," kata Sisca. 

Hampir semua ruangan yang terkunci mulai dari lantai 1 hingga 3 di gedung klinik tersebut dibongkar. Situasinya pun tampak berantakan oleh beberapa barang-barang klinik dan apotek. 

Maling rupanya juga menyasar salah satu ruang yang menyimpan close-circuit television (CCTV). Sementara decoder atau alat perekam dan penyimpanan file kamera pengawas tersebut raib. 

Selain decoder cctv, dua unit laptop serta uang tunai puluhan juta diduga digondol oleh maling.  Kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta.

Sisca mencurigai aksi pembobolan dilancarkan oleh pelaku ketika dini hari. Sebab, kondisi di sekitar tempat kejadian termasuk kawasan ramai aktifitas masyarakat.  

Kasus ini sementara masih diselidiki Polsekta Balikpapan Utara. Untuk mendukung penyelidikan kepolisian, sejumlah karyawan klinik telah memberi keterangan sebagai saksi. (hul)