BALIKPAPAN – Kasus terkonfirmasi positif di Kota Minyak semakin menurun. Kondisi ini terjadi dalam sebulan terakhir. Meski begitu, Pemkot Balikpapan tetap membuka tempat tidur rumah sakit rujukan dan isolasi seperti biasa. Tak ada pengurangan maupun pengalihan fungsi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, ketersediaan tempat tidur di semua rumah sakit rujukan kondisi stand by. Kondisi yang sama berlaku untuk keberadaan isolasi terpusat. “Karena belum ada arahan dari pusat untuk menutup,” ujarnya.

Dia menjelaskan, saat kasus terkonfirmasi positif tinggi beberapa waktu lalu, pihaknya menyediakan 724 tempat tidur. Itu masih tersedia sampai sekarang walau kasus sudah landai. “BOR (bed occupancy rate) sudah sangat turun posisi 1,7 persen. Begitu pula yang di ICU,” katanya.

Sehingga dia menjamin, penanganan pasien di rumah sakit masih tetap ada. Hanya saja jumlahnya sangat sedikit. Contoh pada Senin (18/10), tersisa 27 pasien yang mengisi rumah sakit. Dia berharap semua pasien segera sembuh dan tidak ada lagi penambahan kasus.

“Rata-rata kasus harian sudah di bawah 10 orang. Jadi di bawah satu digit semoga bisa sampai mencapai 0 kasus,” harapnya. Dia menegaskan, posisi rumah sakit rujukan di Kota Beriman masih ada dan ruang isolasi tetap stand by. Tidak ada yang mengalami pengalihan fungsi.

Sementar kasus landai, DKK Balikpapan juga mempercepat vaksinasi. Teranyar baru datang vaksin jenis Pfizer sebanyak 28.080 dosis yang dapat digunakan untuk dosis 1. “Jadi vaksinasi di balikpapan tidak terhenti dan jalan terus tinggal bagaimana manage pembagiannya,” tuturnya.

Dia menambahkan, pun stok untuk jenis Moderna masih ada. Namun prioritas untuk ibu hamil dan tenaga kesehatan. Vaksin datang waktu tertentu, pihaknya sudah menerima vaksin untuk minggu kedua dan minggu ketiga. “Sampai sebulan stok vaksin di puskesmas, kita sudah ada jadwal untuk puskesmas,” imbuhnya.

Sementara stok Sinovac yang saat ini tersedia sebanyak 13 ribu dosis. Itu sudah ada jadwal pembagian terutama vaksinasi dosis 2 untuk pelajar. Pemkot Balikpapan melakukan percepatan vaksinasi pelajar sejak bulan lalu. (gel)