Tim MotoGP Avintia Esponsorama mengambil langkah tegas. Itu terkait tindakan tak terpuji tim mekanik mereka menjelang GP Emilia Romagna di Misano akhir pekan ini.

Tim asal Spanyol itu mengumumkan telah memecat mekanik mereka. Mekanik tersebut kedapatan memalsukan hasil tes PCR. Tes PCR selama masa pandemi memang jadi salah satu syarat untuk masuk ke paddock MotoGP.

’’Tim Avintia Esponsorama selalu mematuhi aturan yang dibuat Dorna dan IRTA (International Race Team Association). Sebagai tanggung jawab atas hal ini, kami memutus hubungan dengan anggota tim yang gagal memalsukan hasil tes PCR untuk akses ke paddock,’’ tulis Avintia dalam keterangan resmi, seperti dilansir Motorsport. Avintia juga menyebutkan bahwa tindakan itu tidak hanya merusak nama baik tim, tapi juga seluruh pihak yang terlibat di kejuaraan grand prix tersebut.

’’Avintia Esponsorama ingin meminta maaf sekaligus berterima kasih kepada Dorna dan IRTA yang telah berusaha maksimal demi memastikan seluruh penghuni paddock MotoGP aman,’’ tulis Avintia dalam rilis yang sama.

Sebelumnya, IRTA dan Dorna diketahui menggagalkan upaya pemalsuan hasil tes PCR yang dilakukan salah seorang anggota paddock MotoGP. Pemalsuan itu diketahui setelah Dorna mengecek ke Quiron Laboratory di Spanyol yang disebut sebagai pihak yang mengeluarkan hasil tes. Setelah terbukti ada pemalsuan, IRTA langsung menjatuhkan sanksi kepada mekanik itu. Yakni, larangan masuk ke area paddock sampai akhir musim 2021. (jpc)